Kamis, 11 Mei 2017

Resep Membuat Wajik Ketan

http://berjutaresep.blogspot.com/2017/05/resep-membuat-wajik-ketan.html

Wajik Ketan

Wajik ketan adalah jajanan khas Indonesia. Berbahan ketan putih yang kemudian diolah dengan gula merah atau bisa juga dengan gula putih. Selain ketan putih, ketan hitam juga digunakan untuk membuat kue wajik.




Bentuk wajik ketan secara tradisional adalah belah ketupat, tetapi ada juga yang membuatnya dalam bentuk persegi atau persegi panjang dan saya juga pernah menemui wajik yang berbentuk segi tiga atau jajaran genjang. Bentuk-bentuk geometri melekat erat pada jajanan khas ini. Oleh sebab itu bentuk seperti belah ketupat yang juga merupakan lambang "diamond" pada permainan kartu juga sering disebut dengan wajik.

Rasa yang melekat pada kue tradisional ini adalah manis, gurih karena kandungan minyak dari santan, dan tekstur yang kenyal dan agak kasar tetapi empuk karena ketan yang diolah menjadi wajik tidak dihancurkan tetapi tetap berbentuk butiran ketan yang lengket satu sama lain.

Di Jawa Tengah dan di pulau Jawa umumnya kue ini disebut dengan wajik, tetapi di Sumatera disebut dengan pulut manis.

Kue wajik juga terkenal di Malysia dan dianggap sebagai jajanan khas Melayu.

Kue wajik masih banyak dijual di toko-toko kue tradisional/jajanan pasar. Tetapi sering juga dibuat  oleh ibu-ibu rumah tangga untuk cemilan sehari-hari atau sebagai hidangan di acara-acara khusus seperti pada hari raya Idul Fitri. Berikut ini resepnya, silakan Anda coba membuatnya.
Bahan :
  • 700 gram beras ketan putih
  • 200 gram gula Jawa, sisir
  • 75 gram gula pasir
  • 650 ml santandari 1/2 butir kelapa parut
  • 1/2 sendok teh garam
  • 1 lembar daun pandan, potong-potong

Cara Memasak Wajik Ketan

  1. Cuci beras ketan, rendam dalam air selama 2 jam. Tiriskan.
  2. Kukus ketan selama 30 menit atau hingga beras ketan setengah matang. Angkat.
  3. Rebus gula pasir, gula jawa, santan, garam, dan daun pandan. Masak hingga mendidih.
  4. Tambahkan ketan ke dalam rebusan santan. Msak sambil diaduk-aduk hingga santan terserap habis. Angkat.
  5. Kukus kembali ketan selama 20 menit atau hingga ketan benar-benar matang. Angkat.
  6. Tuang adonan wajik ke dalamloyang yang sudah dioles minyak atau dialas dengan plastik/daun pisang. Tekan dan ratakan. Setelah dingin, potong-potong. Sajikan, untuk 20 orang.






Sample 2 “Berikan aku 1000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya, berikan aku 1 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia” . (Bung Karno) “Tidak seorang pun yang menghitung-hitung: berapa untung yang kudapat nanti dari Republik ini, jikalau aku berjuang dan berkorban untuk mempertahankannya”. (Pidato HUT Proklamasi 1956 Bung Karno) “Jadikan deritaku ini sebagai kesaksian, bahwa kekuasaan seorang presiden sekalipun ada batasnya. Karena kekuasaan yang langgeng hanyalah kekuasaan rakyat. Dan diatas segalanya adalah kekuasaan Tuhan Yang Maha Esa.” (Soekarno) “Apabila di dalam diri seseorang masih ada rasa malu dan takut untuk berbuat suatu kebaikan, maka jaminan bagi orang tersebut adalah tidak akan bertemunya ia dengan kemajuan selangkah pun”. (Bung Karno) “Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa pahlawannya.” (Pidato Hari Pahlawan 10 Nop.1961) “Perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah, tapi perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri.” – Bung Karno “Bangsa yang tidak percaya kepada kekuatan dirinya sebagai suatu bangsa, tidak dapat berdiri sebagai suatu bangsa yang merdeka.” (Pidato HUT Proklamasi 1963 Bung Karno) “……….Bangunlah suatu dunia di mana semua bangsa hidup dalam damai dan persaudaraan……” (Bung Karno) Untuk memilih jenis tomat yang akan ditanam hendaknya sesuaikan dahulu dengan karateristik lokasi. Apabila kebun Anda berada di dataran tinggi pilihlah varietas yang cocok untuk dataran tinggi begitu juga sebaliknya. Benih tomat bisa didapatkan dengan mudah diberbagai toko penyedia saprotan. Apabila Anda sulit mendapatkannya atau harganya terlalu mahal, kita bisa membuatnya sendiri. Caranya dengan menyeleksi buah tomat yang paling baik dari segi ukuran (besar) dan bentuk (tidak cacat). Langahnya sebagai berikut, pilih buah tomat yang akan dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat tersebut menua di pohon. Setelah cukup tua ambil bijinya dan bersihkan dari lendir yang menyelubunginya dengan air. Setelah itu rendam dalam air, pilih biji yang tenggelam. Kemudian lakukan seleksi sekali lagi terhadap biji tomat, pilih yang bentuknya sempurna(tidak cacat atau keriput). Langahnya sebagai berikut, pilih buah tomat yang akan dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat tersebut menua di pohon. Setelah cukup tua ambil bijinya dan bersihkan dari lendir yang menyelubunginya dengan air. Setelah itu rendam dalam air, pilih biji yang tenggelam. Kemudian lakukan seleksi sekali lagi terhadap biji tomat, pilih yang bentuknya sempurna (tidak cacat atau keriput).

Please Enable JavaScript!
Mohon Aktifkan Javascript![ Enable JavaScript ]