Selasa, 16 April 2013

Dua Cara Membuat Telur Asin

Dua cara membuat telur asin :: Telur asin merupakan salah satu makanan khas indonesia yang cukup populer dikalangan masyarakat. Warna cangkang hijau dan rasa asin menjadi dua ciri khas dari telur jenis ini.

Ada dua cara pembuatan telur asin untuk anda lakukan secara mudah
Membuat telur asin ternyata cukup mudah dan tidak memerlukan bahan-bahan yang sulit dicari. Dilihat dari proses pengolahannya, pembuatan telur asin bisa dilakukan dengan dua cara yaitu dengan merendam telur dalam larutan garam jenuh, cara ini disebut dengan cara basah. Cara kedua yaitu dengan cara kering dimana telur dibungkus dengan adonan pengasin yang terbuat dari campuran garam, serbuk bata merah, dan abu gosok.

Dibawah ini akan dijelaskan cara membuat telur asin baik dengan cara basah ataupun cara kering ( sumber : belajar.kemdiknas.go.id )

Membuat telur asin dengan cara basah :

Bahan-bahan :
  • Telur bebek dengan kualitas baik sebanyak 10 butir.
  • 250 gram garam dapur.
  • 1 liter air bersih

Alat-alat :
  • 1 lembar ampelas halus / kertas gosok.
  • 1 buah ember plastik dan alat pengaduk.
  • Wadah untuk meredam telur

Cara membuat telor asin :
  • Bersihkan telur terlebih dahulu dengan cara dicuci sampai bersih, keringkan.
  • Gosok telur dengan ampelas / kertas gosok untuk membuka pori-pori telur. Langkah ini agar garam mudah menyerap.
  • Siapkan larutan pengasin yang dibuat dengan melarutkan garam kedalam air, perbandingannya 4 : 1.
  • Rendam telur yang telah dibersihkan kedalam larutan pengasin.
  • Simpan  ±15 hari.
  • Setelah proses perendaman, keringkan telur.
  • Proses akhir yaitu dengan merebus telur hingga matang.
  • Telur asin siap disajikan.


Membuat telur asin dengan cara kering.

Bahan-bahan :
  • 10 telur dengan kualitas terbaik
  • 200 gram abu gosok
  • 800 gram bubuk batu bata merah.
  • 1000 gram Lumpur.
  • 900 gram garam dapur.
  • Air bersih secukupnya
Alat-alat :
  • 1 buah ember plastik.
  • 1 buah  bak plastik / kuali tanah.
  • 1 buah tampah dan alat pengaduk.
  • 1 buah wadah untuk menyimpan telur

Langkah – langkah pembuatan telur asin :
  1. Cuci telur hingga bersih, keringkan.
  2. Buat adonan pengasin dengan mencampurkan garam dapur dan Lumpur tanah, perbandingan 1 :4, atau bisa juga dengan mencampurkan abu gosok, bubuk batu bata merah dan garam dapur, perbandingan 2:2:3..
  3. Tambahkan sedikit air kedalam adonan, lalu aduk hingga rata sampai adonan berbentuk pasta..
  4. Telur yang sudah dibersihkan dibungkus dengan adonan. Tebal adonan kira-kira 1 cm.
  5. Bungkus telur yang telah ditutup adonan dengan plastik untuk menghindari lepasnya adonan pd permukaan telur.
  6. Telur disimpan dalam bak plastik / kuali, tempatkan pada tempat bersih dan terbuka. diamkan selama ±15 hari.
  7. Setelah pada hari H, angkat telur dan buang adonan pengasin yang menempel pada permukaan kulit telur.
  8. Rebus telur hingga matang, tiriskan
  9. Telur asin siap disajikan



Sample 2 “Berikan aku 1000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya, berikan aku 1 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia” . (Bung Karno) “Tidak seorang pun yang menghitung-hitung: berapa untung yang kudapat nanti dari Republik ini, jikalau aku berjuang dan berkorban untuk mempertahankannya”. (Pidato HUT Proklamasi 1956 Bung Karno) “Jadikan deritaku ini sebagai kesaksian, bahwa kekuasaan seorang presiden sekalipun ada batasnya. Karena kekuasaan yang langgeng hanyalah kekuasaan rakyat. Dan diatas segalanya adalah kekuasaan Tuhan Yang Maha Esa.” (Soekarno) “Apabila di dalam diri seseorang masih ada rasa malu dan takut untuk berbuat suatu kebaikan, maka jaminan bagi orang tersebut adalah tidak akan bertemunya ia dengan kemajuan selangkah pun”. (Bung Karno) “Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa pahlawannya.” (Pidato Hari Pahlawan 10 Nop.1961) “Perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah, tapi perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri.” – Bung Karno “Bangsa yang tidak percaya kepada kekuatan dirinya sebagai suatu bangsa, tidak dapat berdiri sebagai suatu bangsa yang merdeka.” (Pidato HUT Proklamasi 1963 Bung Karno) “……….Bangunlah suatu dunia di mana semua bangsa hidup dalam damai dan persaudaraan……” (Bung Karno) Untuk memilih jenis tomat yang akan ditanam hendaknya sesuaikan dahulu dengan karateristik lokasi. Apabila kebun Anda berada di dataran tinggi pilihlah varietas yang cocok untuk dataran tinggi begitu juga sebaliknya. Benih tomat bisa didapatkan dengan mudah diberbagai toko penyedia saprotan. Apabila Anda sulit mendapatkannya atau harganya terlalu mahal, kita bisa membuatnya sendiri. Caranya dengan menyeleksi buah tomat yang paling baik dari segi ukuran (besar) dan bentuk (tidak cacat). Langahnya sebagai berikut, pilih buah tomat yang akan dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat tersebut menua di pohon. Setelah cukup tua ambil bijinya dan bersihkan dari lendir yang menyelubunginya dengan air. Setelah itu rendam dalam air, pilih biji yang tenggelam. Kemudian lakukan seleksi sekali lagi terhadap biji tomat, pilih yang bentuknya sempurna(tidak cacat atau keriput). Langahnya sebagai berikut, pilih buah tomat yang akan dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat tersebut menua di pohon. Setelah cukup tua ambil bijinya dan bersihkan dari lendir yang menyelubunginya dengan air. Setelah itu rendam dalam air, pilih biji yang tenggelam. Kemudian lakukan seleksi sekali lagi terhadap biji tomat, pilih yang bentuknya sempurna (tidak cacat atau keriput).

Please Enable JavaScript!
Mohon Aktifkan Javascript![ Enable JavaScript ]