Selasa, 06 Agustus 2013

Kacang Bawang - Spesial

Kacang Bawang, merupakan jenis kudapan gurih yang seakan merupakan "makanan wajib saji" di setiap hari-hari penting masyarakat Indonesia, seperti Hari Raya Idul Fitri maupun Natal. Berikut adalah cara membuat kacang bawang yang sedikit beda.

Bahan utama:
  1. 1 kg kacang tanah yang sudah bersih dari kulit ari.
  2. Santan secukupnya untuk merendam.
  3. 1 sdm garam.

Bumbu:
  1. 7 buah bawang putih, iris tipis.

Perasa (Pilihan):
  1. 5 lembar daun (bila ingin aroma salam), atau;
  2. 5 lembar daun jeruk (bila ingin aroma jeruk), atau;
  3. 5 lembar daun pandan.

Catatan: bila anda tidak ingin ada perasa ini anda tidak perlu menggunakannya.

Cara membuat:
  • Rebus kacang tanah dengan air hingga menutupi seluruh permukaan, masukan juga garam dan daun sesuai yagn anda pilih tutup panci atau wajan perebus, biarkan sampai air habis.
  • Setelah kering rendam dengan santan selama sekitar 30 menit, tiriskan dan siap untuk digoreng.
  • Goreng bawang iris hingga kering kecoklatan, angkat, minyak sisa menggoreng bawang kemudian digunakan untuk menggoreng kacang.
  • Goreng kacang dengan api kecil, hingga kering. 
  • Setelah kering angkat tiriskan dan campurkan bawang goreng dengan kacang yang sudah digoreng.



Sample 2 “Berikan aku 1000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya, berikan aku 1 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia” . (Bung Karno) “Tidak seorang pun yang menghitung-hitung: berapa untung yang kudapat nanti dari Republik ini, jikalau aku berjuang dan berkorban untuk mempertahankannya”. (Pidato HUT Proklamasi 1956 Bung Karno) “Jadikan deritaku ini sebagai kesaksian, bahwa kekuasaan seorang presiden sekalipun ada batasnya. Karena kekuasaan yang langgeng hanyalah kekuasaan rakyat. Dan diatas segalanya adalah kekuasaan Tuhan Yang Maha Esa.” (Soekarno) “Apabila di dalam diri seseorang masih ada rasa malu dan takut untuk berbuat suatu kebaikan, maka jaminan bagi orang tersebut adalah tidak akan bertemunya ia dengan kemajuan selangkah pun”. (Bung Karno) “Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa pahlawannya.” (Pidato Hari Pahlawan 10 Nop.1961) “Perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah, tapi perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri.” – Bung Karno “Bangsa yang tidak percaya kepada kekuatan dirinya sebagai suatu bangsa, tidak dapat berdiri sebagai suatu bangsa yang merdeka.” (Pidato HUT Proklamasi 1963 Bung Karno) “……….Bangunlah suatu dunia di mana semua bangsa hidup dalam damai dan persaudaraan……” (Bung Karno) Untuk memilih jenis tomat yang akan ditanam hendaknya sesuaikan dahulu dengan karateristik lokasi. Apabila kebun Anda berada di dataran tinggi pilihlah varietas yang cocok untuk dataran tinggi begitu juga sebaliknya. Benih tomat bisa didapatkan dengan mudah diberbagai toko penyedia saprotan. Apabila Anda sulit mendapatkannya atau harganya terlalu mahal, kita bisa membuatnya sendiri. Caranya dengan menyeleksi buah tomat yang paling baik dari segi ukuran (besar) dan bentuk (tidak cacat). Langahnya sebagai berikut, pilih buah tomat yang akan dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat tersebut menua di pohon. Setelah cukup tua ambil bijinya dan bersihkan dari lendir yang menyelubunginya dengan air. Setelah itu rendam dalam air, pilih biji yang tenggelam. Kemudian lakukan seleksi sekali lagi terhadap biji tomat, pilih yang bentuknya sempurna(tidak cacat atau keriput). Langahnya sebagai berikut, pilih buah tomat yang akan dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat tersebut menua di pohon. Setelah cukup tua ambil bijinya dan bersihkan dari lendir yang menyelubunginya dengan air. Setelah itu rendam dalam air, pilih biji yang tenggelam. Kemudian lakukan seleksi sekali lagi terhadap biji tomat, pilih yang bentuknya sempurna (tidak cacat atau keriput).

Please Enable JavaScript!
Mohon Aktifkan Javascript![ Enable JavaScript ]