Jumat, 09 November 2012

Kare Ayam

Kare Ayam, merupakan masakan yang biasanya ditemui di daerah Jawa, khususnya Jawa Tengah, dan merupakan salah satu variasi dari opor disajikan umumnya di hari-hari besar. Beda dengan opor Kare Ayam bernuansa rasa lebih kuat dan pedas.

Bahan Utama:
  1. 1 ekor ayam kampung untuk ukuran sekitar 1 kg, potong-potong sesuai selera.
  2. 1000 cc santan (4 gelas), bisa berupa 500 cc santan kental dan 500 cc santan encer.

Bumbu Dihaluskan:

  1. 6-7 buah cabai merah atau sesuai selera
  2. 8 butir kemiri
  3. 5 butir bawang merah
  4. 3 siung bawang putih
  5. 4 cm kunyit
  6. ½ sdt merica
  7. 1 buah tomat

Bumbu lain:
  1. 2 lembar daun jeruk
  2. 2 lembar daun salam
  3. 1 batang serai, memarkan
  4. 2 cm lengkuas memarkan
  5. 1 sdm garam
  6. 4 sdm minyak untuk menumis

Cara membuat:
  • Panaskan minyak, tumis bumbu halus, setalah harum masukan bumbu lain
  • Masukkan ayam, aduk-aduk hingga berubah warna.
  • Tuang 1-2 gelas air, masak hingga ayam lunak.
  • Tambahkan santan, masak di atas api kecil sambil sesekali diaduk hingga kuah menyusut.
  • Angkat, sajikan.



Sample 2 “Berikan aku 1000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya, berikan aku 1 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia” . (Bung Karno) “Tidak seorang pun yang menghitung-hitung: berapa untung yang kudapat nanti dari Republik ini, jikalau aku berjuang dan berkorban untuk mempertahankannya”. (Pidato HUT Proklamasi 1956 Bung Karno) “Jadikan deritaku ini sebagai kesaksian, bahwa kekuasaan seorang presiden sekalipun ada batasnya. Karena kekuasaan yang langgeng hanyalah kekuasaan rakyat. Dan diatas segalanya adalah kekuasaan Tuhan Yang Maha Esa.” (Soekarno) “Apabila di dalam diri seseorang masih ada rasa malu dan takut untuk berbuat suatu kebaikan, maka jaminan bagi orang tersebut adalah tidak akan bertemunya ia dengan kemajuan selangkah pun”. (Bung Karno) “Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa pahlawannya.” (Pidato Hari Pahlawan 10 Nop.1961) “Perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah, tapi perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri.” – Bung Karno “Bangsa yang tidak percaya kepada kekuatan dirinya sebagai suatu bangsa, tidak dapat berdiri sebagai suatu bangsa yang merdeka.” (Pidato HUT Proklamasi 1963 Bung Karno) “……….Bangunlah suatu dunia di mana semua bangsa hidup dalam damai dan persaudaraan……” (Bung Karno) Untuk memilih jenis tomat yang akan ditanam hendaknya sesuaikan dahulu dengan karateristik lokasi. Apabila kebun Anda berada di dataran tinggi pilihlah varietas yang cocok untuk dataran tinggi begitu juga sebaliknya. Benih tomat bisa didapatkan dengan mudah diberbagai toko penyedia saprotan. Apabila Anda sulit mendapatkannya atau harganya terlalu mahal, kita bisa membuatnya sendiri. Caranya dengan menyeleksi buah tomat yang paling baik dari segi ukuran (besar) dan bentuk (tidak cacat). Langahnya sebagai berikut, pilih buah tomat yang akan dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat tersebut menua di pohon. Setelah cukup tua ambil bijinya dan bersihkan dari lendir yang menyelubunginya dengan air. Setelah itu rendam dalam air, pilih biji yang tenggelam. Kemudian lakukan seleksi sekali lagi terhadap biji tomat, pilih yang bentuknya sempurna(tidak cacat atau keriput). Langahnya sebagai berikut, pilih buah tomat yang akan dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat tersebut menua di pohon. Setelah cukup tua ambil bijinya dan bersihkan dari lendir yang menyelubunginya dengan air. Setelah itu rendam dalam air, pilih biji yang tenggelam. Kemudian lakukan seleksi sekali lagi terhadap biji tomat, pilih yang bentuknya sempurna (tidak cacat atau keriput).

Please Enable JavaScript!
Mohon Aktifkan Javascript![ Enable JavaScript ]