Jumat, 02 November 2012

Cincang (Daging Cincang)

Cincang atau Daging Cincang atau sering disebut juga sebagai Gulai Daging Cincang merupakan masakan yang hampir selalu bisa ditemukan di semua Rumah Makan Padang. Cita rasanya gurih, karena pada umumnnya memang dibuat dari campuran antara daging berlemak dan daging dengan urat kasar atau berotot.

Cincang, bisa dibuat dengan bahan dasar Daging Sapi maupun Daging Kambing.

Ini dia resep lengkapnya : 

Bahan Utama :
  • 1 kg daging sapi sandung lamur atau daging kambing. Agar lekas empuk rebus daging dengan menggunakan panci presto sekitar 20-25 menit sesuai dgn tingkat nyala api dan kondisi kekenyalan daging. Anda bisa menggunakan panci biasa namun tentu saja akan membutuhkan waktu lebih lama. Setelah empuk lalu tiriskan dan iris sesuai selera. Tips anda bisa menggunakan daun pandan atau serai saat merebus daging agar aromanya lebih bagus.
Bahan tambahan:
  1. Sekitar empat gelas santan kental yang diambil dari 1 buah kelapa. Untuk membuat santan secara maksimal anda bisa menggunakan blender biasa, kelapa diiris kecil, masukan kedalam blender bersama air dan blender spt biasa. Hasilnya akan lebih maksimal.
  2. 4 sdm minyak goreng.
Bumbu Halus:
  1. 1/4 sdt jintan
  2. 12 buah bawang merah
  3. 8 buah bawang putih
  4. 15 buah kemiri sangrai
  5. 15 - 20 buah cabai merah atau sesuai selera anda
  6. Sedikit pala sekitar 1/6 buah pala ukuran sedang
Bumbu tambahan:
  1. 4 buah cengkeh
  2. 1 1/2 ruas jari kunyit, memarkan cincang
  3. 1 ruas jari jahe, memarkan
  4. 6 helai daun jeruk
  5. 2 batang serai
  6. 1 1/4 sdm garam
  7. 1/2 sdt merica bubuk bila tidak ada haluskan bersama bumbu halus
Proses Pemasakan:
  1. Tumis bumbu halus, setelah berbau harum masukan bumbu lain.
  2. Masukan daging, aduk sebentar hingga rata
  3. Tuang santan, masak terus sambil diaduk hingga setengah kental
  4. Angkat dan sajikan.



Sample 2 “Berikan aku 1000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya, berikan aku 1 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia” . (Bung Karno) “Tidak seorang pun yang menghitung-hitung: berapa untung yang kudapat nanti dari Republik ini, jikalau aku berjuang dan berkorban untuk mempertahankannya”. (Pidato HUT Proklamasi 1956 Bung Karno) “Jadikan deritaku ini sebagai kesaksian, bahwa kekuasaan seorang presiden sekalipun ada batasnya. Karena kekuasaan yang langgeng hanyalah kekuasaan rakyat. Dan diatas segalanya adalah kekuasaan Tuhan Yang Maha Esa.” (Soekarno) “Apabila di dalam diri seseorang masih ada rasa malu dan takut untuk berbuat suatu kebaikan, maka jaminan bagi orang tersebut adalah tidak akan bertemunya ia dengan kemajuan selangkah pun”. (Bung Karno) “Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa pahlawannya.” (Pidato Hari Pahlawan 10 Nop.1961) “Perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah, tapi perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri.” – Bung Karno “Bangsa yang tidak percaya kepada kekuatan dirinya sebagai suatu bangsa, tidak dapat berdiri sebagai suatu bangsa yang merdeka.” (Pidato HUT Proklamasi 1963 Bung Karno) “……….Bangunlah suatu dunia di mana semua bangsa hidup dalam damai dan persaudaraan……” (Bung Karno) Untuk memilih jenis tomat yang akan ditanam hendaknya sesuaikan dahulu dengan karateristik lokasi. Apabila kebun Anda berada di dataran tinggi pilihlah varietas yang cocok untuk dataran tinggi begitu juga sebaliknya. Benih tomat bisa didapatkan dengan mudah diberbagai toko penyedia saprotan. Apabila Anda sulit mendapatkannya atau harganya terlalu mahal, kita bisa membuatnya sendiri. Caranya dengan menyeleksi buah tomat yang paling baik dari segi ukuran (besar) dan bentuk (tidak cacat). Langahnya sebagai berikut, pilih buah tomat yang akan dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat tersebut menua di pohon. Setelah cukup tua ambil bijinya dan bersihkan dari lendir yang menyelubunginya dengan air. Setelah itu rendam dalam air, pilih biji yang tenggelam. Kemudian lakukan seleksi sekali lagi terhadap biji tomat, pilih yang bentuknya sempurna(tidak cacat atau keriput). Langahnya sebagai berikut, pilih buah tomat yang akan dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat tersebut menua di pohon. Setelah cukup tua ambil bijinya dan bersihkan dari lendir yang menyelubunginya dengan air. Setelah itu rendam dalam air, pilih biji yang tenggelam. Kemudian lakukan seleksi sekali lagi terhadap biji tomat, pilih yang bentuknya sempurna (tidak cacat atau keriput).

Please Enable JavaScript!
Mohon Aktifkan Javascript![ Enable JavaScript ]