Sabtu, 22 September 2012

Tips: Amis Telor KO oleh Daun Jeruk

Ini sebenarnya merupakan "Rahasia Keluarga" tapi tak apalah kali ini akan aku bagi dengan anda semua.

Telor merupakan bahan makanan yang murah meriah dengan kandungan nutrisi yang bagus untuk tubuh kita, persoalannya adalah bahwa banyak orang yang tidak suka dengan rasa amisnya.

Namun jangan khawatir bau amis telor sebenarnya 'musuh tidak seberapa' bagi jeruk dan keluarganya. Daun jeruk adalah salah satu musuh utama yang bisa mengalahkan amis telor dengan telak alias KO. Tidak percaya?

Coba ketika anda membuat orak-arik telor, tambahkan daun jeruk (apapun jeruknya baik daun utuh maupun sudah dipotong-potong kecil) kedalam orak - arik bersama bumbu lain. Ditanggung aroma amis berubah menjadi wangi jeruk ... Pun bila anda mau memasak telor rendang, telor Bumbu Bali, telor Bumbu Kacang dan lain-lain baik yang berkuah maupun tidak, sertakan daun jeruk... dijamin ngacir tuh aroma amis.

Bila aneka sabun dan diterjen pencuci piring anda tidak sepenuhnya mampu mengusir bau amis telor, maka peraskan saja jeruk nipis, jeruk limau atau bahkan jika sedang tidak ada bisa juga digunakan jenis jeruk lain, jeruk mandarin maupun jeruk lokal, kucurkan sedikit airnya dan si amis pasti bakal ngacir cir .....

Selamat mencoba!!!!



Sample 2 “Berikan aku 1000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya, berikan aku 1 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia” . (Bung Karno) “Tidak seorang pun yang menghitung-hitung: berapa untung yang kudapat nanti dari Republik ini, jikalau aku berjuang dan berkorban untuk mempertahankannya”. (Pidato HUT Proklamasi 1956 Bung Karno) “Jadikan deritaku ini sebagai kesaksian, bahwa kekuasaan seorang presiden sekalipun ada batasnya. Karena kekuasaan yang langgeng hanyalah kekuasaan rakyat. Dan diatas segalanya adalah kekuasaan Tuhan Yang Maha Esa.” (Soekarno) “Apabila di dalam diri seseorang masih ada rasa malu dan takut untuk berbuat suatu kebaikan, maka jaminan bagi orang tersebut adalah tidak akan bertemunya ia dengan kemajuan selangkah pun”. (Bung Karno) “Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa pahlawannya.” (Pidato Hari Pahlawan 10 Nop.1961) “Perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah, tapi perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri.” – Bung Karno “Bangsa yang tidak percaya kepada kekuatan dirinya sebagai suatu bangsa, tidak dapat berdiri sebagai suatu bangsa yang merdeka.” (Pidato HUT Proklamasi 1963 Bung Karno) “……….Bangunlah suatu dunia di mana semua bangsa hidup dalam damai dan persaudaraan……” (Bung Karno) Untuk memilih jenis tomat yang akan ditanam hendaknya sesuaikan dahulu dengan karateristik lokasi. Apabila kebun Anda berada di dataran tinggi pilihlah varietas yang cocok untuk dataran tinggi begitu juga sebaliknya. Benih tomat bisa didapatkan dengan mudah diberbagai toko penyedia saprotan. Apabila Anda sulit mendapatkannya atau harganya terlalu mahal, kita bisa membuatnya sendiri. Caranya dengan menyeleksi buah tomat yang paling baik dari segi ukuran (besar) dan bentuk (tidak cacat). Langahnya sebagai berikut, pilih buah tomat yang akan dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat tersebut menua di pohon. Setelah cukup tua ambil bijinya dan bersihkan dari lendir yang menyelubunginya dengan air. Setelah itu rendam dalam air, pilih biji yang tenggelam. Kemudian lakukan seleksi sekali lagi terhadap biji tomat, pilih yang bentuknya sempurna(tidak cacat atau keriput). Langahnya sebagai berikut, pilih buah tomat yang akan dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat tersebut menua di pohon. Setelah cukup tua ambil bijinya dan bersihkan dari lendir yang menyelubunginya dengan air. Setelah itu rendam dalam air, pilih biji yang tenggelam. Kemudian lakukan seleksi sekali lagi terhadap biji tomat, pilih yang bentuknya sempurna (tidak cacat atau keriput).

Please Enable JavaScript!
Mohon Aktifkan Javascript![ Enable JavaScript ]