Senin, 01 Agustus 2016

Resep Masakan Sup Saudara


Sup Saudara

Bahan :
  • 400 gram daging sengkel, dipotong kotak 2 cm
  • 2000 cc air
  • 1 cm jahe, dimemarkan
  • 3 cm lengkuas, dimemarkan
  • 5 lembar daun jeruk disobek-sobek
  • 3 batang serai, dimemarkan
  • 1 sendok makan + 2 sendok teh garam
  • 1/4 sendok teh pala bubuk
  • 1/2 cm kayu manis
  • 3 sendok makan minyak goreng
Bumbu halus :
  • 8 siung bawang merah
  • 3 siung bawang putih
  • 3 butir kemiri
  • 1 sendok makan ketumba sangrai
  • 2 cm kunyit
  • 1/4 sendok teh jinten
Bahan kering paru
  • 500 gram paru
  • 1 liter air
Bumbu halus paru :
  • 5 siung bawang putih
  • 1 sendok teh garam

Bahan perkedel :
  • 300 gram kentang, dipotong-potong
  • 3 sendok makan bawang goreng
  • 1/2 sendok teh merica bubuk
  • 1/4 sendok teh pala bubuk
  • 1/4 sendok teh garam
  • 1 butir telur
  • 1 batang daun bawang, diiris halus
  • 1 butir telur, dikocok lepas untuk pelapis
  • minyak untuk menggoreng

Pelengkap :
  • 50 gram soun, diseduh sebentar
  • 2 batang daun bawang, dipotong 1 cm
  • 5 sendok makan bawang goreng
  • ketupat atau burasa, dipotong-potong
  • 1 sendok makan ketumbar
  • minyak untuk menggoreng
Cara memasak Sup Saudara:
  1. Rebus daging dalam air mendidih. Sementara itu tumis bumbu halus, jahe, lengkuas, daun jeruk dan serai sampai harum.
  2. Tuang tumisan bumbu ke dalam rebusa daging. Tambahkan gara, pala, dan kayu manis. Masak hingga bumbu meresap.
  3. Rebus paru dalam bumbu halus paru smpai matang. Tiriskan lalu goreng hingga renyah.
  4. Buat perkedel, goreng kentang samai matang lalu haluskan. Tambahkan bawang goreng, merica, pala, garam, telur, dan daun bawang. Aduk rata. Bentuk bulat kecil lalu celup ke dalam telur. Goreng samai kecokelatan, sisihkan.
  5. Tata pelengkap ke dalam mangkuk, taburkan paru kering dan perkedel lalu siram dengan kuah panas. Sajikan untuk 8 porsi.



Sample 2 “Berikan aku 1000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya, berikan aku 1 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia” . (Bung Karno) “Tidak seorang pun yang menghitung-hitung: berapa untung yang kudapat nanti dari Republik ini, jikalau aku berjuang dan berkorban untuk mempertahankannya”. (Pidato HUT Proklamasi 1956 Bung Karno) “Jadikan deritaku ini sebagai kesaksian, bahwa kekuasaan seorang presiden sekalipun ada batasnya. Karena kekuasaan yang langgeng hanyalah kekuasaan rakyat. Dan diatas segalanya adalah kekuasaan Tuhan Yang Maha Esa.” (Soekarno) “Apabila di dalam diri seseorang masih ada rasa malu dan takut untuk berbuat suatu kebaikan, maka jaminan bagi orang tersebut adalah tidak akan bertemunya ia dengan kemajuan selangkah pun”. (Bung Karno) “Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa pahlawannya.” (Pidato Hari Pahlawan 10 Nop.1961) “Perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah, tapi perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri.” – Bung Karno “Bangsa yang tidak percaya kepada kekuatan dirinya sebagai suatu bangsa, tidak dapat berdiri sebagai suatu bangsa yang merdeka.” (Pidato HUT Proklamasi 1963 Bung Karno) “……….Bangunlah suatu dunia di mana semua bangsa hidup dalam damai dan persaudaraan……” (Bung Karno) Untuk memilih jenis tomat yang akan ditanam hendaknya sesuaikan dahulu dengan karateristik lokasi. Apabila kebun Anda berada di dataran tinggi pilihlah varietas yang cocok untuk dataran tinggi begitu juga sebaliknya. Benih tomat bisa didapatkan dengan mudah diberbagai toko penyedia saprotan. Apabila Anda sulit mendapatkannya atau harganya terlalu mahal, kita bisa membuatnya sendiri. Caranya dengan menyeleksi buah tomat yang paling baik dari segi ukuran (besar) dan bentuk (tidak cacat). Langahnya sebagai berikut, pilih buah tomat yang akan dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat tersebut menua di pohon. Setelah cukup tua ambil bijinya dan bersihkan dari lendir yang menyelubunginya dengan air. Setelah itu rendam dalam air, pilih biji yang tenggelam. Kemudian lakukan seleksi sekali lagi terhadap biji tomat, pilih yang bentuknya sempurna(tidak cacat atau keriput). Langahnya sebagai berikut, pilih buah tomat yang akan dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat tersebut menua di pohon. Setelah cukup tua ambil bijinya dan bersihkan dari lendir yang menyelubunginya dengan air. Setelah itu rendam dalam air, pilih biji yang tenggelam. Kemudian lakukan seleksi sekali lagi terhadap biji tomat, pilih yang bentuknya sempurna (tidak cacat atau keriput).

Please Enable JavaScript!
Mohon Aktifkan Javascript![ Enable JavaScript ]