Selasa, 30 Agustus 2016

Resep Masakan Ayam Goreng Bungkus Kertas

Ayam Bungkus Kertas
Ayam goreng bungkus kertas adalah chinese food yang telah diadaptasi ke dalam masakan Indonesia. Kertas yang digunakan adalah kertas roti yang digunakan sebagai pembungkus pada waktu ayam diogoreng. Tujuannya adalah untuk memberikan cita rasa yang berbeda pad daging ayam yang digoreng tersebut. Silakan dicoba sebagai alternatif pengolahan daging ayam sebagai menu sehari-hari sehingga suami dan anak-anak mendapatkan variasi menu yang lebih menyenangkan dan penuh kejutan setiap harinya .
Bahan :
  • 1 ekor ayam broiler, potong 16
  • 1 lembar kertas roti, potong jadi 16 lembar
  • minyak secukupnya untuk menggoreng

Bumbu :
  • 1 sendok teh penyedap rasa, jika suka
  • 1/2 sendok teh garam
  • 1 sendok teh lada bubuk
  • 3 sendok makan kecap inggris
  • 1 sendok teh bumbu ngohiong
  • 1 sendok makan maizena
  • 1 sendok makan gula pasir
  • 1 sendok makan kecap asin

Cara memasak Ayam Bungkus Kertas :
  1. Ayam dicuci bersih. Potong-potong. Beri semua bumbu. Aduk rata, diamkan selama 30 menit.
  2. Bungkus dengan kertas roti. Goreng dengan api sedang hingga kuning.
  3. Angkat. Hdangkan dengan kertas roti dibuka. Untuk 16 bungkus.



Sample 2 “Berikan aku 1000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya, berikan aku 1 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia” . (Bung Karno) “Tidak seorang pun yang menghitung-hitung: berapa untung yang kudapat nanti dari Republik ini, jikalau aku berjuang dan berkorban untuk mempertahankannya”. (Pidato HUT Proklamasi 1956 Bung Karno) “Jadikan deritaku ini sebagai kesaksian, bahwa kekuasaan seorang presiden sekalipun ada batasnya. Karena kekuasaan yang langgeng hanyalah kekuasaan rakyat. Dan diatas segalanya adalah kekuasaan Tuhan Yang Maha Esa.” (Soekarno) “Apabila di dalam diri seseorang masih ada rasa malu dan takut untuk berbuat suatu kebaikan, maka jaminan bagi orang tersebut adalah tidak akan bertemunya ia dengan kemajuan selangkah pun”. (Bung Karno) “Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa pahlawannya.” (Pidato Hari Pahlawan 10 Nop.1961) “Perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah, tapi perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri.” – Bung Karno “Bangsa yang tidak percaya kepada kekuatan dirinya sebagai suatu bangsa, tidak dapat berdiri sebagai suatu bangsa yang merdeka.” (Pidato HUT Proklamasi 1963 Bung Karno) “……….Bangunlah suatu dunia di mana semua bangsa hidup dalam damai dan persaudaraan……” (Bung Karno) Untuk memilih jenis tomat yang akan ditanam hendaknya sesuaikan dahulu dengan karateristik lokasi. Apabila kebun Anda berada di dataran tinggi pilihlah varietas yang cocok untuk dataran tinggi begitu juga sebaliknya. Benih tomat bisa didapatkan dengan mudah diberbagai toko penyedia saprotan. Apabila Anda sulit mendapatkannya atau harganya terlalu mahal, kita bisa membuatnya sendiri. Caranya dengan menyeleksi buah tomat yang paling baik dari segi ukuran (besar) dan bentuk (tidak cacat). Langahnya sebagai berikut, pilih buah tomat yang akan dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat tersebut menua di pohon. Setelah cukup tua ambil bijinya dan bersihkan dari lendir yang menyelubunginya dengan air. Setelah itu rendam dalam air, pilih biji yang tenggelam. Kemudian lakukan seleksi sekali lagi terhadap biji tomat, pilih yang bentuknya sempurna(tidak cacat atau keriput). Langahnya sebagai berikut, pilih buah tomat yang akan dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat tersebut menua di pohon. Setelah cukup tua ambil bijinya dan bersihkan dari lendir yang menyelubunginya dengan air. Setelah itu rendam dalam air, pilih biji yang tenggelam. Kemudian lakukan seleksi sekali lagi terhadap biji tomat, pilih yang bentuknya sempurna (tidak cacat atau keriput).

Please Enable JavaScript!
Mohon Aktifkan Javascript![ Enable JavaScript ]