Kamis, 28 Juli 2016

Resep Masakan Nasi Goreng Paprika

 Nasi Goreng Paprika

Merupakan nasi goreng yang lezat dengan bahan nasi putih digoreng dengan paprika merah dan hijau, bawang bombai dan kecap. Untuk 4 orang.
Bahan nasi goreng Paprika :

  • 150 gram beras
  • 1 sendok makan minyak kacang
  • 1 bawang bombai, cincang
  • 1 paprika hijau, buang bijinya, dan diiris halus
  • 1 sendok makan kecap asin
  • Garam dan lada
  • 1 sendok teh minyak wijen
Cara memasak Nasi Goreng Parika
  1. Tanak beras sampai menjadi nasi, sisihkan.
  2. Panaskan minyak dalam wajan dan tumis bawang bombai. Tambahkan paprika. Tumis hingga agak kecoklatan.
  3. Masukkan nasi ke dalam wajan, bubuhkan kecap dan masak hingga nasi terpanasi secara merata.
  4. Bubuhkan garam, lada dan minyak wijen. Sajikan panas.
Untuk memasak nasi goreng paprika diperlukan waktu sekitar 25 menit dengan persiapan sekitar 5 menit.
Bagi yang menyukai bau minyak wijen dapat menggunakan minyak ini untuk menumis sayuran dan nasi sebagai pengganti minyak kacang.

Catatan : Jangan memasak nasi terlalu lembek dalam langkah 1, karena nasi yang lembek akan menjadi lengket dalam langkah 3.



Sample 2 “Berikan aku 1000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya, berikan aku 1 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia” . (Bung Karno) “Tidak seorang pun yang menghitung-hitung: berapa untung yang kudapat nanti dari Republik ini, jikalau aku berjuang dan berkorban untuk mempertahankannya”. (Pidato HUT Proklamasi 1956 Bung Karno) “Jadikan deritaku ini sebagai kesaksian, bahwa kekuasaan seorang presiden sekalipun ada batasnya. Karena kekuasaan yang langgeng hanyalah kekuasaan rakyat. Dan diatas segalanya adalah kekuasaan Tuhan Yang Maha Esa.” (Soekarno) “Apabila di dalam diri seseorang masih ada rasa malu dan takut untuk berbuat suatu kebaikan, maka jaminan bagi orang tersebut adalah tidak akan bertemunya ia dengan kemajuan selangkah pun”. (Bung Karno) “Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa pahlawannya.” (Pidato Hari Pahlawan 10 Nop.1961) “Perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah, tapi perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri.” – Bung Karno “Bangsa yang tidak percaya kepada kekuatan dirinya sebagai suatu bangsa, tidak dapat berdiri sebagai suatu bangsa yang merdeka.” (Pidato HUT Proklamasi 1963 Bung Karno) “……….Bangunlah suatu dunia di mana semua bangsa hidup dalam damai dan persaudaraan……” (Bung Karno) Untuk memilih jenis tomat yang akan ditanam hendaknya sesuaikan dahulu dengan karateristik lokasi. Apabila kebun Anda berada di dataran tinggi pilihlah varietas yang cocok untuk dataran tinggi begitu juga sebaliknya. Benih tomat bisa didapatkan dengan mudah diberbagai toko penyedia saprotan. Apabila Anda sulit mendapatkannya atau harganya terlalu mahal, kita bisa membuatnya sendiri. Caranya dengan menyeleksi buah tomat yang paling baik dari segi ukuran (besar) dan bentuk (tidak cacat). Langahnya sebagai berikut, pilih buah tomat yang akan dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat tersebut menua di pohon. Setelah cukup tua ambil bijinya dan bersihkan dari lendir yang menyelubunginya dengan air. Setelah itu rendam dalam air, pilih biji yang tenggelam. Kemudian lakukan seleksi sekali lagi terhadap biji tomat, pilih yang bentuknya sempurna(tidak cacat atau keriput). Langahnya sebagai berikut, pilih buah tomat yang akan dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat tersebut menua di pohon. Setelah cukup tua ambil bijinya dan bersihkan dari lendir yang menyelubunginya dengan air. Setelah itu rendam dalam air, pilih biji yang tenggelam. Kemudian lakukan seleksi sekali lagi terhadap biji tomat, pilih yang bentuknya sempurna (tidak cacat atau keriput).

Please Enable JavaScript!
Mohon Aktifkan Javascript![ Enable JavaScript ]