Minggu, 24 Juli 2016

Resep Masakan Bebek Beijing / Bebek Peking


Bebek Beijing atau lebih dikenal dengan bebek Peking, adalah makanan tradisional yang berasal dari Tiongkok.
Pada tahun 1949, masakan ini mulai dikenal di Taiwan, ketika pemerintahan nasionalis Tiongkok mundur ke Taiwan karena kalah perang saudara saat itu.
Bebek Peking dibuat dengan daging bebek yang diternakkan secara khusus. Bebek diberi makanan bergizi dan peternak akan terus memberi makan bebek walaupun sudah kenyang. Karenanya disebut dengan bebek isi.
Berikut ini cara mengolah masakan bebek Peking :

Bahan :
  • 1 ekor bebek
  • 8 cangkir air
  • 1,5 sendok makan tepung maizena, larutkan dalam 3 sendok makan air
  • Bawang merah secukupnya, untuk hiasan
Bumbu :
  • 1 ruas jahe
  • 1 siung bawang merah, belah dua
  • 3 sendok makan madu
  • 1 sendok makan cuka putih
  • 1 sendok makan sherry
Bersihkan daging bebek. Keringkan, satukan dengan mengikat di bagian lehernya. Angin- anginkan selama 4 jam.

Isi panci besar dengan air. Tambahkan jahe, bawang merah, madu, cuka putih, dan sherry. Rebus dan tambahkan larutan tepung jagung, aduk rata.

Masukkan bebek, rebus selama 10 menit. Angkat dan letakkan di tempat yang berangin lagi selama 6 jam sampai bebek kering.

Letakkan bebek di loyang dengan dada pada sisi atas lalu panggang pada suhu 180°C selama 30 menit. Keluarkan dari oven.

Gunakan pisau tajam untuk memisahkan kulit bebek. Sajikan hangat.



Sample 2 “Berikan aku 1000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya, berikan aku 1 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia” . (Bung Karno) “Tidak seorang pun yang menghitung-hitung: berapa untung yang kudapat nanti dari Republik ini, jikalau aku berjuang dan berkorban untuk mempertahankannya”. (Pidato HUT Proklamasi 1956 Bung Karno) “Jadikan deritaku ini sebagai kesaksian, bahwa kekuasaan seorang presiden sekalipun ada batasnya. Karena kekuasaan yang langgeng hanyalah kekuasaan rakyat. Dan diatas segalanya adalah kekuasaan Tuhan Yang Maha Esa.” (Soekarno) “Apabila di dalam diri seseorang masih ada rasa malu dan takut untuk berbuat suatu kebaikan, maka jaminan bagi orang tersebut adalah tidak akan bertemunya ia dengan kemajuan selangkah pun”. (Bung Karno) “Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa pahlawannya.” (Pidato Hari Pahlawan 10 Nop.1961) “Perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah, tapi perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri.” – Bung Karno “Bangsa yang tidak percaya kepada kekuatan dirinya sebagai suatu bangsa, tidak dapat berdiri sebagai suatu bangsa yang merdeka.” (Pidato HUT Proklamasi 1963 Bung Karno) “……….Bangunlah suatu dunia di mana semua bangsa hidup dalam damai dan persaudaraan……” (Bung Karno) Untuk memilih jenis tomat yang akan ditanam hendaknya sesuaikan dahulu dengan karateristik lokasi. Apabila kebun Anda berada di dataran tinggi pilihlah varietas yang cocok untuk dataran tinggi begitu juga sebaliknya. Benih tomat bisa didapatkan dengan mudah diberbagai toko penyedia saprotan. Apabila Anda sulit mendapatkannya atau harganya terlalu mahal, kita bisa membuatnya sendiri. Caranya dengan menyeleksi buah tomat yang paling baik dari segi ukuran (besar) dan bentuk (tidak cacat). Langahnya sebagai berikut, pilih buah tomat yang akan dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat tersebut menua di pohon. Setelah cukup tua ambil bijinya dan bersihkan dari lendir yang menyelubunginya dengan air. Setelah itu rendam dalam air, pilih biji yang tenggelam. Kemudian lakukan seleksi sekali lagi terhadap biji tomat, pilih yang bentuknya sempurna(tidak cacat atau keriput). Langahnya sebagai berikut, pilih buah tomat yang akan dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat tersebut menua di pohon. Setelah cukup tua ambil bijinya dan bersihkan dari lendir yang menyelubunginya dengan air. Setelah itu rendam dalam air, pilih biji yang tenggelam. Kemudian lakukan seleksi sekali lagi terhadap biji tomat, pilih yang bentuknya sempurna (tidak cacat atau keriput).

Please Enable JavaScript!
Mohon Aktifkan Javascript![ Enable JavaScript ]