Kamis, 02 Juni 2016

Resep Seblak Ceker Setan Pedas Gurih Dan Empuk

Seblak adalah jajanan khas orang Sunda. Di Bandung (Jawa Barat) istilah seblak diambil karena rasa pedasnya membuat kaget (nyeblak/seblak) bagi yang pertama kali mencobanya. Rasanya yang pedas (sesuai selera) dan gurih dengan aroma kencur (cikur) yang khas memberikan aroma yang dapat menambah selera untuk mencobanya.
Resep Membuat Seblak Ceker Ceker Setan Pedas Gurih Dan Empuk
RESEP SEBLAK CEKER SETAN PEDAS DAN EMPUK
Bahan :
  • 500 gram kaki ayam, bersihkan. Rebus hingga empuk. Buang airnya, tiriskan
  • 1 1/2 gelas (360 ml) air
  • Garam dan gula putih/ pasir secukupnya
  • 3 sendok makan minyak untuk menumis bumbu halus
Bumbu halus:
  • 7 bawang merah
  • 5 bawang putih
  • 12 buah cabe rawit atau sesuai selera
  • 5 cabe merah besar buang isinya
  • 3 cm kencur
  • 1 sendok teh lada/merica bubuk
Cara Membuat Seblak Ceker Setan Pedas Gurih Dan Empuk:
  1. Panaskan minyak, tumis bumbu halus sampai harum. Masukkan air. biarkan mendidih.
  2. Masukkan kaki ayam yang sudah di rebus tadi. Tambahkan garam dan gula secukupnya. Aduk rata hingga kuah atau air meresap/menyusut. Uji rasa, bila sudah pas rasanya matikan api.
  3. Seblak Ceker Setan Pedas Dan Empuk siap dihidangkan.



Sample 2 “Berikan aku 1000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya, berikan aku 1 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia” . (Bung Karno) “Tidak seorang pun yang menghitung-hitung: berapa untung yang kudapat nanti dari Republik ini, jikalau aku berjuang dan berkorban untuk mempertahankannya”. (Pidato HUT Proklamasi 1956 Bung Karno) “Jadikan deritaku ini sebagai kesaksian, bahwa kekuasaan seorang presiden sekalipun ada batasnya. Karena kekuasaan yang langgeng hanyalah kekuasaan rakyat. Dan diatas segalanya adalah kekuasaan Tuhan Yang Maha Esa.” (Soekarno) “Apabila di dalam diri seseorang masih ada rasa malu dan takut untuk berbuat suatu kebaikan, maka jaminan bagi orang tersebut adalah tidak akan bertemunya ia dengan kemajuan selangkah pun”. (Bung Karno) “Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa pahlawannya.” (Pidato Hari Pahlawan 10 Nop.1961) “Perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah, tapi perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri.” – Bung Karno “Bangsa yang tidak percaya kepada kekuatan dirinya sebagai suatu bangsa, tidak dapat berdiri sebagai suatu bangsa yang merdeka.” (Pidato HUT Proklamasi 1963 Bung Karno) “……….Bangunlah suatu dunia di mana semua bangsa hidup dalam damai dan persaudaraan……” (Bung Karno) Untuk memilih jenis tomat yang akan ditanam hendaknya sesuaikan dahulu dengan karateristik lokasi. Apabila kebun Anda berada di dataran tinggi pilihlah varietas yang cocok untuk dataran tinggi begitu juga sebaliknya. Benih tomat bisa didapatkan dengan mudah diberbagai toko penyedia saprotan. Apabila Anda sulit mendapatkannya atau harganya terlalu mahal, kita bisa membuatnya sendiri. Caranya dengan menyeleksi buah tomat yang paling baik dari segi ukuran (besar) dan bentuk (tidak cacat). Langahnya sebagai berikut, pilih buah tomat yang akan dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat tersebut menua di pohon. Setelah cukup tua ambil bijinya dan bersihkan dari lendir yang menyelubunginya dengan air. Setelah itu rendam dalam air, pilih biji yang tenggelam. Kemudian lakukan seleksi sekali lagi terhadap biji tomat, pilih yang bentuknya sempurna(tidak cacat atau keriput). Langahnya sebagai berikut, pilih buah tomat yang akan dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat tersebut menua di pohon. Setelah cukup tua ambil bijinya dan bersihkan dari lendir yang menyelubunginya dengan air. Setelah itu rendam dalam air, pilih biji yang tenggelam. Kemudian lakukan seleksi sekali lagi terhadap biji tomat, pilih yang bentuknya sempurna (tidak cacat atau keriput).

Please Enable JavaScript!
Mohon Aktifkan Javascript![ Enable JavaScript ]