Minggu, 06 Maret 2016

Resep Bolu Kukus Gula Merah Santan Mekar

Bolu kukus mekar merekah yang empuk seperti bunga ini cara membuatnya mudah, praktis dan tidak membutuhkan bahan yang banyak. Rasanya yang manis dan legit dari gula merah serta rasa gurihnya santan menjadikan bolu kukus gula merah santan mekar ini enak disajikan bersama secangkir air teh hangat.

Bolu kukus gula merah ini bisa juga tidak menggunakan santan dalam daftar bahan karena tidak akan mengurangi rasa enak pada bolu kukus. selamat mencoba.
Resep Membuat Bolu Kukus Gula Merah Santan Mekar
RESEP BOLU KUKUS GULA MERAH SANTAN MEKAR
Bahan A :
  • 2 butir telur
  • 100 gram gula pasir
Bahan B (campur semua bahan diatas menjadi satu hingga rata) :
  • 500 gram tepung terigu
  • 1 sendok teh soda kue
  • 1/2 sendok teh baking powder
  • 1/4 sendok teh garam

Bahan C (campur air gula merah dan santan kental hingga larut) :
  • 400 gram gula merah
  • 250 ml air
  • 2 lembar daun pandan, rebus dan saring, dinginkan
  • 65 ml santan kental instan, saya pakai KARA santan siap pakai
Bahan D :
  • 250 ml minyak goreng
Cara Membuat Bolu Kukus Gula Merah Mekar Merekah :
  1. Kocok gula pasir dan telur hingga putih dan kental (bila baling2 mixer diangkat adonan tidak jatuh dengan cepat), lalu masukkan sedikit demi sedikit bahan B bergantian dengan bahan C dengan mixer kecepatan rendah.
  2. Tuangkan bahan D (minyak goreng) dan mixer dengan kecepatan rendah hingga adonan licin dan kental.
  3. Siapkan kukusan/langseng dan panaskan dengan api cukup besar.
  4. Siapkan pula cetakan bolu kukus kemudian letakkan paper cup didalamnya, tuangi adonan bolu kukus hingga 3/4 penuh.
  5. Kukus bolu selama kurang lebih 15 menit atau hingga matang. Jangan lupa tutup langseng dibungkus dengan serbet agak tebal, agar uap air tidak menetesi bolu yang sedang dikukus.
  6. Bolu Kukus Gula Merah Santan Mekas siap dihidangkan.



Sample 2 “Berikan aku 1000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya, berikan aku 1 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia” . (Bung Karno) “Tidak seorang pun yang menghitung-hitung: berapa untung yang kudapat nanti dari Republik ini, jikalau aku berjuang dan berkorban untuk mempertahankannya”. (Pidato HUT Proklamasi 1956 Bung Karno) “Jadikan deritaku ini sebagai kesaksian, bahwa kekuasaan seorang presiden sekalipun ada batasnya. Karena kekuasaan yang langgeng hanyalah kekuasaan rakyat. Dan diatas segalanya adalah kekuasaan Tuhan Yang Maha Esa.” (Soekarno) “Apabila di dalam diri seseorang masih ada rasa malu dan takut untuk berbuat suatu kebaikan, maka jaminan bagi orang tersebut adalah tidak akan bertemunya ia dengan kemajuan selangkah pun”. (Bung Karno) “Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa pahlawannya.” (Pidato Hari Pahlawan 10 Nop.1961) “Perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah, tapi perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri.” – Bung Karno “Bangsa yang tidak percaya kepada kekuatan dirinya sebagai suatu bangsa, tidak dapat berdiri sebagai suatu bangsa yang merdeka.” (Pidato HUT Proklamasi 1963 Bung Karno) “……….Bangunlah suatu dunia di mana semua bangsa hidup dalam damai dan persaudaraan……” (Bung Karno) Untuk memilih jenis tomat yang akan ditanam hendaknya sesuaikan dahulu dengan karateristik lokasi. Apabila kebun Anda berada di dataran tinggi pilihlah varietas yang cocok untuk dataran tinggi begitu juga sebaliknya. Benih tomat bisa didapatkan dengan mudah diberbagai toko penyedia saprotan. Apabila Anda sulit mendapatkannya atau harganya terlalu mahal, kita bisa membuatnya sendiri. Caranya dengan menyeleksi buah tomat yang paling baik dari segi ukuran (besar) dan bentuk (tidak cacat). Langahnya sebagai berikut, pilih buah tomat yang akan dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat tersebut menua di pohon. Setelah cukup tua ambil bijinya dan bersihkan dari lendir yang menyelubunginya dengan air. Setelah itu rendam dalam air, pilih biji yang tenggelam. Kemudian lakukan seleksi sekali lagi terhadap biji tomat, pilih yang bentuknya sempurna(tidak cacat atau keriput). Langahnya sebagai berikut, pilih buah tomat yang akan dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat tersebut menua di pohon. Setelah cukup tua ambil bijinya dan bersihkan dari lendir yang menyelubunginya dengan air. Setelah itu rendam dalam air, pilih biji yang tenggelam. Kemudian lakukan seleksi sekali lagi terhadap biji tomat, pilih yang bentuknya sempurna (tidak cacat atau keriput).

Please Enable JavaScript!
Mohon Aktifkan Javascript![ Enable JavaScript ]