Minggu, 03 Januari 2016

Resep Ulukutek Leunca Oncom Pedas Khas Sunda

Ulukutek leunca merupakan hidangan tradisional khas sunda terdiri dari leunca (ranti) yang ditumis atau bisa juga di beri sedikit air ( dibuat sayur ) bersama bumbu atau sambal oncom. Bentuk oncom sendiri menyerupai tempe hanya saja bukan berwarna putih melainkan oranye (nila).

Ulukutek leunca cara mumbuatnya mudah dan sederhana, namun soal rasa dijamin akan membuat selera makan anda bertambah. Ulukutek leunca akan semakin enak bila ditambahkan rasa pedas, namun bila semua anggota keluarga ingin mencicipinya sebaiknya cabe rawit yang digunakan di masak utuh saja.
Resep Membuat Ulukutek Leunca Oncom Khas Sunda
RESEP ULUKUTEK LEUNCA ONCOM KHAS SUNDA
Bahan dan bumbu:
  • 200 gram leunca, bersihkan dari kuntum dan cuci bersih
  • 150 gram oncom
  • 4 tankai daun kemangi
  • 7 buah (atau sesuai selera) cabe rawit merah utuh
Bumbu halus:
  • 3 siung bawang putih
  • 5 butir bawang merah
  • 4 buah cabe keriting merah
  • 1 sendok akan gula merah (iris)
  • 3 cm kencur (cikur)
  • 1/2 sendok teh garam
  • 1/2 sendok teh kaldu bubuk (penyedap rasa)
  • 3 sendok makan minyak untuk menumis
  • 50 ml air
Cara Membuat Ulukutek Leunca Oncom Khas Sunda:
  1. Ulek semua bahan bumbu halus, masukan oncom dan tumbuk kasar bersama bumbu halus.
  2. Panaskan minyak, tumis bumbu halus dan oncom, aduk rata hingga harum. Tuangkan air, aduk sebentar.
  3. Masukan leunca dan cabe rawit utuh, aduk rata. Masak sebentar saja hingga bumbu dan leunca tercampur rata. Matikan api dan masukan daun kemangi, aduk hingga rata. Angkat.
  4. Ulukutek leunca oncom ssiap disajikan selagi hangat.

Nah berikut ini adalah Resep Ulukutek Leunca bagi anda penggemar pedas super pedas. Ciri khas masakan tradisional Sunda yang masuk dalam golongan sambal lalapan (sayuran) seperti karedok, lotek atau tutug oncom adalah pedas karena jenis makanan ini hadir dilingkungan para petani dan pekerja kebun sebagai penambah selera makan yang enak dan menyegarkan.
Resep Membuat Ulukutek Leunca Oncom Khas Sunda
RESEP ULUKUTEK LEUNCA ONCOM HOT JELETOT (PEDAS)
Bahan dan bumbu:
  • 200 gram leunca, bersihkan dari kuntum dan cuci bersih
  • 150 gram oncom
  • 4 tankai daun kemangi
  • 3 buah cabe gendot, potong serong
  • 5 buah (atau sesuai selera) cabe rawit merah utuh
Bumbu halus:
  • 3 siung bawang putih
  • 5 butir bawang merah
  • 4 buah cabe keriting merah
  • 3 buah cabe rawit, atau sesuai selera (hati-hati terlalu pedas karena sudah ada cabe gendot)
  • 1 sendok akan gula merah (iris)
  • 3 cm kencur (cikur)
  • 1/2 sendok teh garam
  • 1/2 sendok teh kaldu bubuk (penyedap rasa)
  • 3 sendok makan minyak untuk menumis
  • 50 ml air
Cara Membuat Ulukutek Leunca Oncom Hot Jeletot (Pedas):
  1. Ulek semua bahan bumbu halus, masukan oncom dan tumbuk kasar bersama bumbu halus.
  2. Panaskan minyak, tumis bumbu halus dan oncom, aduk rata hingga harum. Tuangkan air, aduk sebentar.
  3. Masukan leunca, cabe gendot dan cabe rawit utuh, aduk rata. Masak sebentar saja hingga bumbu dan leunca tercampur rata. Matikan api dan masukan daun kemangi, aduk hingga rata. Angkat.
  4. Ulukutek Leunca Oncom Hot Jeletot (pedas) siap disajikan selagi hangat.



Sample 2 “Berikan aku 1000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya, berikan aku 1 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia” . (Bung Karno) “Tidak seorang pun yang menghitung-hitung: berapa untung yang kudapat nanti dari Republik ini, jikalau aku berjuang dan berkorban untuk mempertahankannya”. (Pidato HUT Proklamasi 1956 Bung Karno) “Jadikan deritaku ini sebagai kesaksian, bahwa kekuasaan seorang presiden sekalipun ada batasnya. Karena kekuasaan yang langgeng hanyalah kekuasaan rakyat. Dan diatas segalanya adalah kekuasaan Tuhan Yang Maha Esa.” (Soekarno) “Apabila di dalam diri seseorang masih ada rasa malu dan takut untuk berbuat suatu kebaikan, maka jaminan bagi orang tersebut adalah tidak akan bertemunya ia dengan kemajuan selangkah pun”. (Bung Karno) “Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa pahlawannya.” (Pidato Hari Pahlawan 10 Nop.1961) “Perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah, tapi perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri.” – Bung Karno “Bangsa yang tidak percaya kepada kekuatan dirinya sebagai suatu bangsa, tidak dapat berdiri sebagai suatu bangsa yang merdeka.” (Pidato HUT Proklamasi 1963 Bung Karno) “……….Bangunlah suatu dunia di mana semua bangsa hidup dalam damai dan persaudaraan……” (Bung Karno) Untuk memilih jenis tomat yang akan ditanam hendaknya sesuaikan dahulu dengan karateristik lokasi. Apabila kebun Anda berada di dataran tinggi pilihlah varietas yang cocok untuk dataran tinggi begitu juga sebaliknya. Benih tomat bisa didapatkan dengan mudah diberbagai toko penyedia saprotan. Apabila Anda sulit mendapatkannya atau harganya terlalu mahal, kita bisa membuatnya sendiri. Caranya dengan menyeleksi buah tomat yang paling baik dari segi ukuran (besar) dan bentuk (tidak cacat). Langahnya sebagai berikut, pilih buah tomat yang akan dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat tersebut menua di pohon. Setelah cukup tua ambil bijinya dan bersihkan dari lendir yang menyelubunginya dengan air. Setelah itu rendam dalam air, pilih biji yang tenggelam. Kemudian lakukan seleksi sekali lagi terhadap biji tomat, pilih yang bentuknya sempurna(tidak cacat atau keriput). Langahnya sebagai berikut, pilih buah tomat yang akan dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat tersebut menua di pohon. Setelah cukup tua ambil bijinya dan bersihkan dari lendir yang menyelubunginya dengan air. Setelah itu rendam dalam air, pilih biji yang tenggelam. Kemudian lakukan seleksi sekali lagi terhadap biji tomat, pilih yang bentuknya sempurna (tidak cacat atau keriput).

Please Enable JavaScript!
Mohon Aktifkan Javascript![ Enable JavaScript ]