Rabu, 21 Oktober 2015

Resep Tumis Pucuk Daun Labu Bumbu Belacan

Resep Tumis Pucuk Daun Labu Bumbu Belacan ( terasi ) cara masaknya sangat mudah dan sederhana. Tumis pucuk daun labu ini paling enak diberi rasa pedas ditambah rasa gurih dan harumnya bumbu belacan atau terasi dijamin akan menambah selera makan anda bersama nasi hangat.
Resep Tumis Pucuk Daun Labu Bumbu Belacan
RESEP TUMIS PUCUK DAUN LABU BELACAN PEDAS
Bahan dan bumbu:
  • 1 ikat pucuk daun labu, bersihkan dan potong sesuai selera (jangan terlalu pendek)
  • 2 siung bawang merah, geprek
  • 1 siung bawang putih, geprek
  • 3 cabe rawit, geprek / iris
  • 1 buah tomat ( ukuran kecil ), potong kasar
  • 2 cm belacan (terasi)
  • Garam dan gula secukupnya
  • Minyak untuk menumis
Cara membuat Tumis Pucuk Daun Labu Bumbu Belacan:
  1. Tumis bawang merah, bawang putih, cabe rawit dan terasi (belacan) aduk hingga harum dan terasi hancur (bubuk) dan kering.
  2. Masukkan tomat, tumis hingga tomat layu. Besarkan api, masukkan pucuk labu, garam dan gula. Aduk sebentar aja hingga daun berubah warna. Matikan api.
  3. Angkat dan segera sajikan Tumis Pucuk Daun Labu Belacan selagi panas.



Sample 2 “Berikan aku 1000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya, berikan aku 1 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia” . (Bung Karno) “Tidak seorang pun yang menghitung-hitung: berapa untung yang kudapat nanti dari Republik ini, jikalau aku berjuang dan berkorban untuk mempertahankannya”. (Pidato HUT Proklamasi 1956 Bung Karno) “Jadikan deritaku ini sebagai kesaksian, bahwa kekuasaan seorang presiden sekalipun ada batasnya. Karena kekuasaan yang langgeng hanyalah kekuasaan rakyat. Dan diatas segalanya adalah kekuasaan Tuhan Yang Maha Esa.” (Soekarno) “Apabila di dalam diri seseorang masih ada rasa malu dan takut untuk berbuat suatu kebaikan, maka jaminan bagi orang tersebut adalah tidak akan bertemunya ia dengan kemajuan selangkah pun”. (Bung Karno) “Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa pahlawannya.” (Pidato Hari Pahlawan 10 Nop.1961) “Perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah, tapi perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri.” – Bung Karno “Bangsa yang tidak percaya kepada kekuatan dirinya sebagai suatu bangsa, tidak dapat berdiri sebagai suatu bangsa yang merdeka.” (Pidato HUT Proklamasi 1963 Bung Karno) “……….Bangunlah suatu dunia di mana semua bangsa hidup dalam damai dan persaudaraan……” (Bung Karno) Untuk memilih jenis tomat yang akan ditanam hendaknya sesuaikan dahulu dengan karateristik lokasi. Apabila kebun Anda berada di dataran tinggi pilihlah varietas yang cocok untuk dataran tinggi begitu juga sebaliknya. Benih tomat bisa didapatkan dengan mudah diberbagai toko penyedia saprotan. Apabila Anda sulit mendapatkannya atau harganya terlalu mahal, kita bisa membuatnya sendiri. Caranya dengan menyeleksi buah tomat yang paling baik dari segi ukuran (besar) dan bentuk (tidak cacat). Langahnya sebagai berikut, pilih buah tomat yang akan dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat tersebut menua di pohon. Setelah cukup tua ambil bijinya dan bersihkan dari lendir yang menyelubunginya dengan air. Setelah itu rendam dalam air, pilih biji yang tenggelam. Kemudian lakukan seleksi sekali lagi terhadap biji tomat, pilih yang bentuknya sempurna(tidak cacat atau keriput). Langahnya sebagai berikut, pilih buah tomat yang akan dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat tersebut menua di pohon. Setelah cukup tua ambil bijinya dan bersihkan dari lendir yang menyelubunginya dengan air. Setelah itu rendam dalam air, pilih biji yang tenggelam. Kemudian lakukan seleksi sekali lagi terhadap biji tomat, pilih yang bentuknya sempurna (tidak cacat atau keriput).

Please Enable JavaScript!
Mohon Aktifkan Javascript![ Enable JavaScript ]