Minggu, 14 Juni 2015

Resep Masakan Ayam Cabe Kering


Bahan :
  • 5 sendok makan minyak goreng
  • 400 gram dada ayam, potong ukuran 2 cm x 5 cm, setebal 1/2 cm
  • 10 buah cabe merah kering
  • 1/2 sendok makan minyak wijen
  • 4 siung bawang putih, cincang halus
  • 10 gram jahe, memarkan
  • 1 batang daun bawang, potong serong
  • 1 sendok makan tepung maizena, larutkan dengan sedikit air
Saus, campur rata :
  • 120 gram gula pasir
  • 5 sendok makan kecap asin (light soy sauce)
  • 2,5 sendok makan kecap asin  (dark soy sauce)
  • 3 sendok makan saus tiram
  • 5 sendok makan cuka hitam
  • 5 sendok makan saus tomat
  • 4 sendok makan cuka beras
  • 40 cc air
Cara  memasak :
  1. Panaskan minyak, lalu masukkan daging ayam, , masak sampai matang, angkat dan tiriskan.
  2. Panaskan lagi minyak tadi, lalu masukkan cabe merah kering, masak sampai berubah warna.
  3. Tambahkan minyak wijen, bawang putih, jahe, dan daun bawang. Aduk rata. Masak hingga harum, lalu masukkan tumisan ayam tadi dan saus. Aduk rata, masak hingga mendidih.
  4. Masukkan larutan tepung maizena, aduk rata. Masak hingga mengental, angkat, lalu sajikan.



Sample 2 “Berikan aku 1000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya, berikan aku 1 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia” . (Bung Karno) “Tidak seorang pun yang menghitung-hitung: berapa untung yang kudapat nanti dari Republik ini, jikalau aku berjuang dan berkorban untuk mempertahankannya”. (Pidato HUT Proklamasi 1956 Bung Karno) “Jadikan deritaku ini sebagai kesaksian, bahwa kekuasaan seorang presiden sekalipun ada batasnya. Karena kekuasaan yang langgeng hanyalah kekuasaan rakyat. Dan diatas segalanya adalah kekuasaan Tuhan Yang Maha Esa.” (Soekarno) “Apabila di dalam diri seseorang masih ada rasa malu dan takut untuk berbuat suatu kebaikan, maka jaminan bagi orang tersebut adalah tidak akan bertemunya ia dengan kemajuan selangkah pun”. (Bung Karno) “Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa pahlawannya.” (Pidato Hari Pahlawan 10 Nop.1961) “Perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah, tapi perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri.” – Bung Karno “Bangsa yang tidak percaya kepada kekuatan dirinya sebagai suatu bangsa, tidak dapat berdiri sebagai suatu bangsa yang merdeka.” (Pidato HUT Proklamasi 1963 Bung Karno) “……….Bangunlah suatu dunia di mana semua bangsa hidup dalam damai dan persaudaraan……” (Bung Karno) Untuk memilih jenis tomat yang akan ditanam hendaknya sesuaikan dahulu dengan karateristik lokasi. Apabila kebun Anda berada di dataran tinggi pilihlah varietas yang cocok untuk dataran tinggi begitu juga sebaliknya. Benih tomat bisa didapatkan dengan mudah diberbagai toko penyedia saprotan. Apabila Anda sulit mendapatkannya atau harganya terlalu mahal, kita bisa membuatnya sendiri. Caranya dengan menyeleksi buah tomat yang paling baik dari segi ukuran (besar) dan bentuk (tidak cacat). Langahnya sebagai berikut, pilih buah tomat yang akan dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat tersebut menua di pohon. Setelah cukup tua ambil bijinya dan bersihkan dari lendir yang menyelubunginya dengan air. Setelah itu rendam dalam air, pilih biji yang tenggelam. Kemudian lakukan seleksi sekali lagi terhadap biji tomat, pilih yang bentuknya sempurna(tidak cacat atau keriput). Langahnya sebagai berikut, pilih buah tomat yang akan dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat tersebut menua di pohon. Setelah cukup tua ambil bijinya dan bersihkan dari lendir yang menyelubunginya dengan air. Setelah itu rendam dalam air, pilih biji yang tenggelam. Kemudian lakukan seleksi sekali lagi terhadap biji tomat, pilih yang bentuknya sempurna (tidak cacat atau keriput).

Please Enable JavaScript!
Mohon Aktifkan Javascript![ Enable JavaScript ]