Selasa, 16 Juni 2015

Resep Masakan Angsio Kaki Ayam


Bahan :
  • 1 kg ceker ayam, goreng hingga kering, rendam dengan air es selama 3 jam, sisihkan.
Bumbu 1 :

  • 5 siung bawang putih, memarkan
  • 4 buah bunga lawang (pekak)
  • 1 sendok makan saus tiram
  • 2 sendok makan kecap asin
  • 2 sendok makan kecap mushroom
  • 2 sendok makan ang ciu
  • 3 sendok makan gula pasir
  • 1 sendok makan garam
  • 1/2 sendok teh lada
  • 1,5 liter air
  • 1 sendok makan angkak merah, rendam dalam 100 ml air sampai merah
Bumbu 2 :
  • 1 sendok makan bawang putih cincang
  • 2 buah cabe merah besar, iris kasar
  • 3 sendok makan tausi (salted black bean)
  • 2 sendok makan minyak wijen
  • 2 sendok makan tepung sagu, cairkan dengan 5 sendok makan air untuk pengental
 Cara memasak :
Bahan 1 :
  1. Panaskan sedikit minyak, tumis bawang putih sampai harum.
  2. Tuang ang ciu lalu beri air secukupnya. Masukkan semua sisa bumbu 1, aduk rata dan biarkan mendidih.
  3. Masukkan ceker ayam yang sudah digoreng. Masak hingga empuk dan airnya menyusut.
Bahan 2 :
  1. Tumis bawang putih cincang sampai harum. Masukkan cabe merah dan tausi, aduk rata.
  2. Tuang ceker ayam yang sudah empuk tadi, lalu tuang larutan tepung sagu, aduk rata.
  3. Beri minyak wijen, aduk, angkat. Sajikan.



Sample 2 “Berikan aku 1000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya, berikan aku 1 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia” . (Bung Karno) “Tidak seorang pun yang menghitung-hitung: berapa untung yang kudapat nanti dari Republik ini, jikalau aku berjuang dan berkorban untuk mempertahankannya”. (Pidato HUT Proklamasi 1956 Bung Karno) “Jadikan deritaku ini sebagai kesaksian, bahwa kekuasaan seorang presiden sekalipun ada batasnya. Karena kekuasaan yang langgeng hanyalah kekuasaan rakyat. Dan diatas segalanya adalah kekuasaan Tuhan Yang Maha Esa.” (Soekarno) “Apabila di dalam diri seseorang masih ada rasa malu dan takut untuk berbuat suatu kebaikan, maka jaminan bagi orang tersebut adalah tidak akan bertemunya ia dengan kemajuan selangkah pun”. (Bung Karno) “Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa pahlawannya.” (Pidato Hari Pahlawan 10 Nop.1961) “Perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah, tapi perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri.” – Bung Karno “Bangsa yang tidak percaya kepada kekuatan dirinya sebagai suatu bangsa, tidak dapat berdiri sebagai suatu bangsa yang merdeka.” (Pidato HUT Proklamasi 1963 Bung Karno) “……….Bangunlah suatu dunia di mana semua bangsa hidup dalam damai dan persaudaraan……” (Bung Karno) Untuk memilih jenis tomat yang akan ditanam hendaknya sesuaikan dahulu dengan karateristik lokasi. Apabila kebun Anda berada di dataran tinggi pilihlah varietas yang cocok untuk dataran tinggi begitu juga sebaliknya. Benih tomat bisa didapatkan dengan mudah diberbagai toko penyedia saprotan. Apabila Anda sulit mendapatkannya atau harganya terlalu mahal, kita bisa membuatnya sendiri. Caranya dengan menyeleksi buah tomat yang paling baik dari segi ukuran (besar) dan bentuk (tidak cacat). Langahnya sebagai berikut, pilih buah tomat yang akan dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat tersebut menua di pohon. Setelah cukup tua ambil bijinya dan bersihkan dari lendir yang menyelubunginya dengan air. Setelah itu rendam dalam air, pilih biji yang tenggelam. Kemudian lakukan seleksi sekali lagi terhadap biji tomat, pilih yang bentuknya sempurna(tidak cacat atau keriput). Langahnya sebagai berikut, pilih buah tomat yang akan dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat tersebut menua di pohon. Setelah cukup tua ambil bijinya dan bersihkan dari lendir yang menyelubunginya dengan air. Setelah itu rendam dalam air, pilih biji yang tenggelam. Kemudian lakukan seleksi sekali lagi terhadap biji tomat, pilih yang bentuknya sempurna (tidak cacat atau keriput).

Please Enable JavaScript!
Mohon Aktifkan Javascript![ Enable JavaScript ]