Senin, 08 Juni 2015

Resep Ayam Bakar Bumbu Rujak Santan Pedas Asli Enak

Resep Membuat Ayam Panggang/ Bakar Bumbu Rujak
Berikut ini adalah resep dan cara membuat ayam panggang/ bakar bumbu rujak istimewa yang empuk dan enak. Ada banyak cara dan macam bumbu yang digunakan dalam memasak ayam bakar atau panggang, mulai dari cara dan bumbu yang sederhana sampai dengan yang istimewa. Yang perlu diperhatikan adalah usia ayam yang akan diolah, sebaiknya usia ayam pedaging (ayam broiler atau ayam kampung) yang enak untuk diolah berusia antara 4 sampai 5 minggu.

Kali ini admin menggunakan bumbu rujak dengan air santan dalam memasak ayam bakar. Air santan berfungsi untuk memasak daging ayam agar lebih gurih dan empuk. Cara membuatnya mudah, perhatikan panduan berikut ini.

RESEP AYAM PANGGANG/ BAKAR BUMBU RUJAK
Bahan dan bumbu:
  • 1 ekor ayam kampung (± 800 gram) potong 4 bagian
  • 700 ml santan
  • 3 batang serai
  • 5 lembar daun jeruk
  • 5 cm jahe
  • 2 lembar daun pandan
  • 3 lembar daun salam
  • 2 sendok makan air asam jawa (2 sendok teh asam + 2 sendok makan air panas)
  • 1 1/2 sendok teh garam
  • 1 sendok teh merica bubuk
  • 100 ml minyak kelapa
 Bumbu halus:
  • 12 butir bawang merah
  • 5 siung bawang putih
  • 3 buah cabe merah, buang isinya
  • 4 buah cabe merah keriting
  • 2 cm kunyit
  • 3 sendok makan gula merah
  • 1 buah tomat
  • 5 butir kemiri
Cara Membuat Ayam Panggang/ Bakar Bumbu Rujak:
  1. Panaskan minyak, tumis bumbu halusnya hingga mendidih dan harum. Kecilkan apinya.
  2. Masukkan serai, daun jeruk, jahe, daun pandan, dan daun salam. Tumis hingga layu, masukkan ayam dan tuangkan santan.
  3. Masak hingga mendidih, masukkan garam, merica, dan air asam. Aduk sesekali hingga ayam empuk dan bumbunya mengental.
  4. Sesaat sebelum disajikan, bakar ayam sebentar hingga harum dan sajikan dengan bumbu.



Sample 2 “Berikan aku 1000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya, berikan aku 1 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia” . (Bung Karno) “Tidak seorang pun yang menghitung-hitung: berapa untung yang kudapat nanti dari Republik ini, jikalau aku berjuang dan berkorban untuk mempertahankannya”. (Pidato HUT Proklamasi 1956 Bung Karno) “Jadikan deritaku ini sebagai kesaksian, bahwa kekuasaan seorang presiden sekalipun ada batasnya. Karena kekuasaan yang langgeng hanyalah kekuasaan rakyat. Dan diatas segalanya adalah kekuasaan Tuhan Yang Maha Esa.” (Soekarno) “Apabila di dalam diri seseorang masih ada rasa malu dan takut untuk berbuat suatu kebaikan, maka jaminan bagi orang tersebut adalah tidak akan bertemunya ia dengan kemajuan selangkah pun”. (Bung Karno) “Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa pahlawannya.” (Pidato Hari Pahlawan 10 Nop.1961) “Perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah, tapi perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri.” – Bung Karno “Bangsa yang tidak percaya kepada kekuatan dirinya sebagai suatu bangsa, tidak dapat berdiri sebagai suatu bangsa yang merdeka.” (Pidato HUT Proklamasi 1963 Bung Karno) “……….Bangunlah suatu dunia di mana semua bangsa hidup dalam damai dan persaudaraan……” (Bung Karno) Untuk memilih jenis tomat yang akan ditanam hendaknya sesuaikan dahulu dengan karateristik lokasi. Apabila kebun Anda berada di dataran tinggi pilihlah varietas yang cocok untuk dataran tinggi begitu juga sebaliknya. Benih tomat bisa didapatkan dengan mudah diberbagai toko penyedia saprotan. Apabila Anda sulit mendapatkannya atau harganya terlalu mahal, kita bisa membuatnya sendiri. Caranya dengan menyeleksi buah tomat yang paling baik dari segi ukuran (besar) dan bentuk (tidak cacat). Langahnya sebagai berikut, pilih buah tomat yang akan dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat tersebut menua di pohon. Setelah cukup tua ambil bijinya dan bersihkan dari lendir yang menyelubunginya dengan air. Setelah itu rendam dalam air, pilih biji yang tenggelam. Kemudian lakukan seleksi sekali lagi terhadap biji tomat, pilih yang bentuknya sempurna(tidak cacat atau keriput). Langahnya sebagai berikut, pilih buah tomat yang akan dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat tersebut menua di pohon. Setelah cukup tua ambil bijinya dan bersihkan dari lendir yang menyelubunginya dengan air. Setelah itu rendam dalam air, pilih biji yang tenggelam. Kemudian lakukan seleksi sekali lagi terhadap biji tomat, pilih yang bentuknya sempurna (tidak cacat atau keriput).

Please Enable JavaScript!
Mohon Aktifkan Javascript![ Enable JavaScript ]