Sabtu, 16 Mei 2015

Resep Sekoteng Hangat Minuman Tradisional Bandung

Resep Sekoteng Hangat Minuman Tradisional Bandung
Wedang dalam bahasa tradisional Jawa artinya minuman panas/hangat. Jahe merupakan salah satu bahan bumbu yang enak dijadikan minuman tradisional untuk menghangatkan tubuh dan juga dipercaya dapat mencegah masuk angin disaat udara dingin. Dengan campuran beberapa bahan makanan, Wedang jahe ini rasanya menjadi begitu spesial.

RESEP SEKOTENG HANGAT MINUMAN TRADISIONAL BANDUNG
Bahan Wedang Jahe :
  • 850 ml air
  • 50 gram jahe, bakar sampai layu, kupas lalu memarkan
  • 4 batang serai, ambil bagian putihnya lalu memarkan
  • 2 cm kayu manis
  • 2 lembar daun jeruk, sobek-sobek
  • 2 lembar daun pandan, simpulkan
  • 150 gram gula pasir
Bahan isi/campuran:
  • 75 gram manisan kolang kaling, potong-potong
  • 4 lembar roti tawar, potong dadu, sangrai sebentar saja
  • 50 gram kacang tanah kupas, sangrai sampai matang, cincang kasar
  • 100 gram kacang hijau, rebus hingga mengembang
  • 50 gram pacar cina, rebus sampai matang lalu tiriskan
Cara Membuat Sekoteng Hangat Minuman Tradisional Bandung:
  1. Wedang Jahe: Campur semua bahan lalu rebus sampai mendidih, angkat lalu saring. Sisihkan.
  2. Penyajian: Tata secukupnya manisan kolang-kaling, kacang hijau dan biji mutiara dalam gelas saji. Tuangkan air wedang jahe dan taburi diatasnya dengan potongan roti tawar dan kacang tanah cincang secukupnya. Sajikan selagi panas/hangat.



Sample 2 “Berikan aku 1000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya, berikan aku 1 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia” . (Bung Karno) “Tidak seorang pun yang menghitung-hitung: berapa untung yang kudapat nanti dari Republik ini, jikalau aku berjuang dan berkorban untuk mempertahankannya”. (Pidato HUT Proklamasi 1956 Bung Karno) “Jadikan deritaku ini sebagai kesaksian, bahwa kekuasaan seorang presiden sekalipun ada batasnya. Karena kekuasaan yang langgeng hanyalah kekuasaan rakyat. Dan diatas segalanya adalah kekuasaan Tuhan Yang Maha Esa.” (Soekarno) “Apabila di dalam diri seseorang masih ada rasa malu dan takut untuk berbuat suatu kebaikan, maka jaminan bagi orang tersebut adalah tidak akan bertemunya ia dengan kemajuan selangkah pun”. (Bung Karno) “Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa pahlawannya.” (Pidato Hari Pahlawan 10 Nop.1961) “Perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah, tapi perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri.” – Bung Karno “Bangsa yang tidak percaya kepada kekuatan dirinya sebagai suatu bangsa, tidak dapat berdiri sebagai suatu bangsa yang merdeka.” (Pidato HUT Proklamasi 1963 Bung Karno) “……….Bangunlah suatu dunia di mana semua bangsa hidup dalam damai dan persaudaraan……” (Bung Karno) Untuk memilih jenis tomat yang akan ditanam hendaknya sesuaikan dahulu dengan karateristik lokasi. Apabila kebun Anda berada di dataran tinggi pilihlah varietas yang cocok untuk dataran tinggi begitu juga sebaliknya. Benih tomat bisa didapatkan dengan mudah diberbagai toko penyedia saprotan. Apabila Anda sulit mendapatkannya atau harganya terlalu mahal, kita bisa membuatnya sendiri. Caranya dengan menyeleksi buah tomat yang paling baik dari segi ukuran (besar) dan bentuk (tidak cacat). Langahnya sebagai berikut, pilih buah tomat yang akan dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat tersebut menua di pohon. Setelah cukup tua ambil bijinya dan bersihkan dari lendir yang menyelubunginya dengan air. Setelah itu rendam dalam air, pilih biji yang tenggelam. Kemudian lakukan seleksi sekali lagi terhadap biji tomat, pilih yang bentuknya sempurna(tidak cacat atau keriput). Langahnya sebagai berikut, pilih buah tomat yang akan dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat tersebut menua di pohon. Setelah cukup tua ambil bijinya dan bersihkan dari lendir yang menyelubunginya dengan air. Setelah itu rendam dalam air, pilih biji yang tenggelam. Kemudian lakukan seleksi sekali lagi terhadap biji tomat, pilih yang bentuknya sempurna (tidak cacat atau keriput).

Please Enable JavaScript!
Mohon Aktifkan Javascript![ Enable JavaScript ]