Minggu, 24 Mei 2015

Resep Sambal Goreng Udang Pete/petai

Resep Masakan Sambal Goreng Udang Pete/petai
Udang dengan balutan sambal goreng terasi yang kental dan pedas semakin lengkap dengan pulennya buah pete/petai dengan aroma yang khas. Masakan yang satu ini tentunya akan menambah selera makan anda.

RESEP SAMBAL GORENG UDANG PETE
Bahan Sambal Goreng Udang Pete:
  • 350 gram udang jerebung, kupas, sisakan ekor
  • 10 buah mata pete, belah 2 bagian
  • 3 butir bawang merah, iris tipis
  • 2 lembar daun salam
  • 2 cm lengkuas, memarkan
  • 4 buah cabai merah besar, buang biji, iris serong
  • 1 sendok teh garam, atau sesuai selera
  • 20 gram gula merah, atau sesuai selera
  • 300 ml santan dari 1/2 butir kelapa 
  • 3 sendok makan minyak untuk menumis 
Bumbu Halus:
  • 3 siung bawang putih 
  • 6 butir bawang merah 
  • 4 buah cabai merah besar 
  • 4 buah cabai merah keriting 
  • 1 sendok teh terasi, dibakar
Cara membuat sambal goreng udang petai:
  1. Panaskan minyak. Tumis bawang merah, daun salam, dan lengkuas sampai layu. Masukkan cabai merah iris dan bumbu halus. Masak sampai harum.
  2. Masukkan udang. Aduk hingga berubah warna. Tambahkan garam dan gula merah. Aduk rata.
  3. Tuangkan santan, aduk rata. Masukkan pete, masak sambil diaduk sampai matang dan kental.
  4. Siap disajikan.



    Sample 2 “Berikan aku 1000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya, berikan aku 1 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia” . (Bung Karno) “Tidak seorang pun yang menghitung-hitung: berapa untung yang kudapat nanti dari Republik ini, jikalau aku berjuang dan berkorban untuk mempertahankannya”. (Pidato HUT Proklamasi 1956 Bung Karno) “Jadikan deritaku ini sebagai kesaksian, bahwa kekuasaan seorang presiden sekalipun ada batasnya. Karena kekuasaan yang langgeng hanyalah kekuasaan rakyat. Dan diatas segalanya adalah kekuasaan Tuhan Yang Maha Esa.” (Soekarno) “Apabila di dalam diri seseorang masih ada rasa malu dan takut untuk berbuat suatu kebaikan, maka jaminan bagi orang tersebut adalah tidak akan bertemunya ia dengan kemajuan selangkah pun”. (Bung Karno) “Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa pahlawannya.” (Pidato Hari Pahlawan 10 Nop.1961) “Perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah, tapi perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri.” – Bung Karno “Bangsa yang tidak percaya kepada kekuatan dirinya sebagai suatu bangsa, tidak dapat berdiri sebagai suatu bangsa yang merdeka.” (Pidato HUT Proklamasi 1963 Bung Karno) “……….Bangunlah suatu dunia di mana semua bangsa hidup dalam damai dan persaudaraan……” (Bung Karno) Untuk memilih jenis tomat yang akan ditanam hendaknya sesuaikan dahulu dengan karateristik lokasi. Apabila kebun Anda berada di dataran tinggi pilihlah varietas yang cocok untuk dataran tinggi begitu juga sebaliknya. Benih tomat bisa didapatkan dengan mudah diberbagai toko penyedia saprotan. Apabila Anda sulit mendapatkannya atau harganya terlalu mahal, kita bisa membuatnya sendiri. Caranya dengan menyeleksi buah tomat yang paling baik dari segi ukuran (besar) dan bentuk (tidak cacat). Langahnya sebagai berikut, pilih buah tomat yang akan dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat tersebut menua di pohon. Setelah cukup tua ambil bijinya dan bersihkan dari lendir yang menyelubunginya dengan air. Setelah itu rendam dalam air, pilih biji yang tenggelam. Kemudian lakukan seleksi sekali lagi terhadap biji tomat, pilih yang bentuknya sempurna(tidak cacat atau keriput). Langahnya sebagai berikut, pilih buah tomat yang akan dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat tersebut menua di pohon. Setelah cukup tua ambil bijinya dan bersihkan dari lendir yang menyelubunginya dengan air. Setelah itu rendam dalam air, pilih biji yang tenggelam. Kemudian lakukan seleksi sekali lagi terhadap biji tomat, pilih yang bentuknya sempurna (tidak cacat atau keriput).

    Please Enable JavaScript!
    Mohon Aktifkan Javascript![ Enable JavaScript ]