Rabu, 04 Maret 2015

Masalah dan Penyebab Cake Gagal by. Chef Anton

Masalah dan Penyebab Cake Gagal
 by. Chef Anton

     Bisa dilihat dari bahan-bahan yang tidak sesuai takaran serta proses pembuatan yang salah. Kelebihan penggunaan tepung misalnya, atau adonan tidak merata bisa menjadi salah satu penyebab cake gagal. Masalah cake yang keras dan terbelah bisa dilihat dari penggunaan terigu yang terlalu banyak, pemakaian telur tidak seimbang hingga penggunaan gula yang kurang. Bagi Anda yang mengalami cake mengembang di oven tetapi mengerut ketika keluar, itu penyebabnya bisa dari jumlah tepung kurang banyak.
Cake yang memiliki warna bagus pasti akan mengundang seseorang untuk mecicipinya, tetapi bagaimana jika buatan Anda malah bewarna pucat? Itu berarti jumlah penggunaan gula kurang. Bagaimana dengan cake yang gosong sementara bagian tengah belum matang, kemungkinan jumlah gula terlalu banyak. Kue yang bantat, terlalu basah, dan berkulit tebal bisa disebabkan oleh lemaknya terlalu banyak, waktu pengocokkan tidak tepat juga terlalu lama.Masalah cake gagal berlubang-lubang karena pada saat gelembung udara belum hilang tepung sudah Anda masukkan ke dalam kocokkan telur. Jika pada bagian bawah kue terbentuk lapisan kuning tebal yang keras, berarti margarin tidak teraduk secara merata.
Masalah cake gagal bisa diperhatikan dari kualitas margarin yang Anda gunakan. Jika cake terlalu cair dan cake gelembung di tengah, mungkin pengocokkan yang Anda lakukan sangat lama, lalu di tambah pemanasan oven tidak merata dan terlalu panas. Namun jika cake cekung di tengah berarti tepung kurang seimbang dengan jumlah cairan.Masalah dan penyebab cake gagal harus diketahui agar Anda bisa menikmati hasil kreasi dengan keluarga tercinta di rumah.


Tips ini dibuat oleh H. Anton Pradipta, selaku Executive Chef di GRAND ROYAL PANGHEGAR Bandung.



Sample 2 “Berikan aku 1000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya, berikan aku 1 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia” . (Bung Karno) “Tidak seorang pun yang menghitung-hitung: berapa untung yang kudapat nanti dari Republik ini, jikalau aku berjuang dan berkorban untuk mempertahankannya”. (Pidato HUT Proklamasi 1956 Bung Karno) “Jadikan deritaku ini sebagai kesaksian, bahwa kekuasaan seorang presiden sekalipun ada batasnya. Karena kekuasaan yang langgeng hanyalah kekuasaan rakyat. Dan diatas segalanya adalah kekuasaan Tuhan Yang Maha Esa.” (Soekarno) “Apabila di dalam diri seseorang masih ada rasa malu dan takut untuk berbuat suatu kebaikan, maka jaminan bagi orang tersebut adalah tidak akan bertemunya ia dengan kemajuan selangkah pun”. (Bung Karno) “Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa pahlawannya.” (Pidato Hari Pahlawan 10 Nop.1961) “Perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah, tapi perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri.” – Bung Karno “Bangsa yang tidak percaya kepada kekuatan dirinya sebagai suatu bangsa, tidak dapat berdiri sebagai suatu bangsa yang merdeka.” (Pidato HUT Proklamasi 1963 Bung Karno) “……….Bangunlah suatu dunia di mana semua bangsa hidup dalam damai dan persaudaraan……” (Bung Karno) Untuk memilih jenis tomat yang akan ditanam hendaknya sesuaikan dahulu dengan karateristik lokasi. Apabila kebun Anda berada di dataran tinggi pilihlah varietas yang cocok untuk dataran tinggi begitu juga sebaliknya. Benih tomat bisa didapatkan dengan mudah diberbagai toko penyedia saprotan. Apabila Anda sulit mendapatkannya atau harganya terlalu mahal, kita bisa membuatnya sendiri. Caranya dengan menyeleksi buah tomat yang paling baik dari segi ukuran (besar) dan bentuk (tidak cacat). Langahnya sebagai berikut, pilih buah tomat yang akan dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat tersebut menua di pohon. Setelah cukup tua ambil bijinya dan bersihkan dari lendir yang menyelubunginya dengan air. Setelah itu rendam dalam air, pilih biji yang tenggelam. Kemudian lakukan seleksi sekali lagi terhadap biji tomat, pilih yang bentuknya sempurna(tidak cacat atau keriput). Langahnya sebagai berikut, pilih buah tomat yang akan dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat tersebut menua di pohon. Setelah cukup tua ambil bijinya dan bersihkan dari lendir yang menyelubunginya dengan air. Setelah itu rendam dalam air, pilih biji yang tenggelam. Kemudian lakukan seleksi sekali lagi terhadap biji tomat, pilih yang bentuknya sempurna (tidak cacat atau keriput).

Please Enable JavaScript!
Mohon Aktifkan Javascript![ Enable JavaScript ]