Selasa, 20 Januari 2015

Resep Bika Ambon Asli Medan | Resep Kue Tradisional Khas

Resep Bika Ambon Asli Medan | Resep Kue Tradisional Khas | Bika ambon, emm..., dari namanya mungkin anda mengira kue ini dari Ambon ya?, oups salah lho, kue ini merupakan kuliner tradisional asli dari Medan. Lho kok bisa?, Nah sejarahnya, kue ini di ilhami dari kue melayu yaitu bingka (bingko/bika), sedangkan kata ambon itu sendiri didapat karena pertama kali kue ini dijual di jalan Jl. Ambon - Sei Kera, Kota Medan.

Dengan cita rasanya yang manis dan tekstur lembut dan kenyal, kue bika ambon ini digemari oleh banyak orang, kue ini sudah menyebar luas dikalangan masyarakat Indonesia dan dapat dengan mudah ditemukan ditoko-toko kue tradisional di hampir semua kota-kota besar, kue ini sangat cocok disajikan bersama secangkir teh hangat menemani waktu senggang bersama keluarga atau bisa juga disajikan sebagai menu sarapan pagi.
Resep Bika Ambon Asli Medan | Resep Kue Tradisional Khas
Nah bagi anda yang penasaran dan sudah tidak sabar ingin membuat sendiri kue ini dirumah, berikut kami sajikan resep kue bika ambon ini untuk anda.

Bahan 1:
  1. 100 g tepung terigu (protein sedang).
  2. 125 ml air.
  3. 1 pcs ragi instan.
Bahan 2 :
  1. 225 g tepung sagu tani.
  2. 25 g tepung ketan.
  3. 300 ml santan dari 1 butir kelapa.
  4. 300 g gula pasir.
  5. 7 btr telur.
  6. 1/2 sdt kunyit bubuk.
  7. 15 lbr daun jeruk, dicacah.
  8. 2 btg Serai, ditumbuk.
  9. 2 lbr daun pandan.
  10. 1 sdt garam.
Cara membuat kue bika ambon :
  1. Pertama aduk rata semua bahan pada bahan 1, lalu diamkan selama 15 menit.
  2. Pada bahan kedua, rebus santan kelapa bersama kunyit bubuk, daun jeruk, Serai, daun pandan, garam dan gula pasir, aduk terus menerus untuk menghindari agar santan tidak pecah.
  3. Jika sudah mendidih silahkan angkat dan saring dengan ukuran 450 ml.
  4. Sementara itu, pada wadah yang lain campurkan tepung sagu, tepung ketan dan telur, lalu mixer hingga menjadi adonan yang lembut dan rata.
  5. Selanjutnya masukkan rebusan santan hangat sedikit demi sedikit sambil terus dikocok perlahan dengan mixer selama 15 menit, setelah itu diamkan selama lebih kurang 2 jam.
  6. Sekarang panaskan cetakan (loyang atau cetakan kue lumpur), olesi semua sisi cetakan dengan sedikit perutan kelapa tua, jika parutan sudah mengering dan mengeluarkan minyak silahkan bersihkan ampasnya.
  7. Berikutnya panaskan kembali cetakan dengan api besar, lalu tuang adonan sampai setinggi 3/4 cetakan.
  8. Kecilkan api dan biarkan sampai berlubang, tutup dan biarkan sampai matang.
  9. Terus monitor adonan, jika sudah diangap cukup matang silahkan angkat dan dinginkan. Selanjutnya silahkan potong sesuai selera dan sajikan.

Emm bagaimana, cukup mudah bukan "Cara membuat kue bingka ambon asli medan" ini?, semoga resep ini mudah dipahami dan bermanfaat bagi kita semua. Oh ya, untuk berkreasi dengan aneka resep kue tradisional lainnnya silahkan baca koleksi resep kami di "Aneka Resep Kue Tradisional Praktis Terbaru", Terimakasih.

Baca Juga:



Sample 2 “Berikan aku 1000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya, berikan aku 1 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia” . (Bung Karno) “Tidak seorang pun yang menghitung-hitung: berapa untung yang kudapat nanti dari Republik ini, jikalau aku berjuang dan berkorban untuk mempertahankannya”. (Pidato HUT Proklamasi 1956 Bung Karno) “Jadikan deritaku ini sebagai kesaksian, bahwa kekuasaan seorang presiden sekalipun ada batasnya. Karena kekuasaan yang langgeng hanyalah kekuasaan rakyat. Dan diatas segalanya adalah kekuasaan Tuhan Yang Maha Esa.” (Soekarno) “Apabila di dalam diri seseorang masih ada rasa malu dan takut untuk berbuat suatu kebaikan, maka jaminan bagi orang tersebut adalah tidak akan bertemunya ia dengan kemajuan selangkah pun”. (Bung Karno) “Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa pahlawannya.” (Pidato Hari Pahlawan 10 Nop.1961) “Perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah, tapi perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri.” – Bung Karno “Bangsa yang tidak percaya kepada kekuatan dirinya sebagai suatu bangsa, tidak dapat berdiri sebagai suatu bangsa yang merdeka.” (Pidato HUT Proklamasi 1963 Bung Karno) “……….Bangunlah suatu dunia di mana semua bangsa hidup dalam damai dan persaudaraan……” (Bung Karno) Untuk memilih jenis tomat yang akan ditanam hendaknya sesuaikan dahulu dengan karateristik lokasi. Apabila kebun Anda berada di dataran tinggi pilihlah varietas yang cocok untuk dataran tinggi begitu juga sebaliknya. Benih tomat bisa didapatkan dengan mudah diberbagai toko penyedia saprotan. Apabila Anda sulit mendapatkannya atau harganya terlalu mahal, kita bisa membuatnya sendiri. Caranya dengan menyeleksi buah tomat yang paling baik dari segi ukuran (besar) dan bentuk (tidak cacat). Langahnya sebagai berikut, pilih buah tomat yang akan dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat tersebut menua di pohon. Setelah cukup tua ambil bijinya dan bersihkan dari lendir yang menyelubunginya dengan air. Setelah itu rendam dalam air, pilih biji yang tenggelam. Kemudian lakukan seleksi sekali lagi terhadap biji tomat, pilih yang bentuknya sempurna(tidak cacat atau keriput). Langahnya sebagai berikut, pilih buah tomat yang akan dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat tersebut menua di pohon. Setelah cukup tua ambil bijinya dan bersihkan dari lendir yang menyelubunginya dengan air. Setelah itu rendam dalam air, pilih biji yang tenggelam. Kemudian lakukan seleksi sekali lagi terhadap biji tomat, pilih yang bentuknya sempurna (tidak cacat atau keriput).

Please Enable JavaScript!
Mohon Aktifkan Javascript![ Enable JavaScript ]