Kamis, 04 Desember 2014

Resep Kue lapis


Bahan :
  • 950 ml santan dari satu setengah butir kelapa
  • 1/2 sendok teh garam
  • 2-3 lembar daun pandan disobek-sobek diikat
  • 250 gram tepung beras
  • 100 gram tepung kanji
  • 300 gram gulapasir
  • sumba merah dan hijau
Cara membuat :
  1. Masak santan, garam dan daun pandan sampai mendidih sambil diaduk-aduk. Angkat, lalu sisihkan sampai agak dingin / hangat.
  2. Campur tepung beras, tepung kanji dan gula, aduk sampai rata lalu tuangi santan hangat sedikit demi sedikit sambil diuleni sampai licin.
  3. Bagi adonan jadi 3 bagian. Sebagian dicampur dengan sumba hijau, sebagain diberi sumba merah, dan sebagain lagi dibiarkan berwarna putih.
  4. Olesi loyang ukuran 20x 20 cm dengan minyak. Didihkan air dandang, panaskan loyang selama 2-3 menit.
  5. Masukkan 50 ml adonan warna hijau ke dalamnya. Kukus dalam dandang tertutup selama 5 menit sampai agak mengeras.
  6. Setelah itu masukkan lagi adonan warna putih sebanyak 50 ml, ratakan ke seluruh permukaan kue, lalu kukus lagi selama 5 menit.
  7. Setelah mengeras masukkan adonan berwarna merah. Ulangi melapis selang seling sampai selutuh adonan masuk ke dalam cetakan.
  8. Pada lapisan terakhir, tutup dengan penutup dandang yang dilapisi serbet agar kue lapis tidak kena air dandang.
  9. Kukus lagi selama 25-30 menit sampai seluruhnya matang.
  10. Angkat, keluarkan dari dandang dan dinginkan. Potong-potong ukuran 1x6 cm
  11. Untuk 25 potong.



Sample 2 “Berikan aku 1000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya, berikan aku 1 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia” . (Bung Karno) “Tidak seorang pun yang menghitung-hitung: berapa untung yang kudapat nanti dari Republik ini, jikalau aku berjuang dan berkorban untuk mempertahankannya”. (Pidato HUT Proklamasi 1956 Bung Karno) “Jadikan deritaku ini sebagai kesaksian, bahwa kekuasaan seorang presiden sekalipun ada batasnya. Karena kekuasaan yang langgeng hanyalah kekuasaan rakyat. Dan diatas segalanya adalah kekuasaan Tuhan Yang Maha Esa.” (Soekarno) “Apabila di dalam diri seseorang masih ada rasa malu dan takut untuk berbuat suatu kebaikan, maka jaminan bagi orang tersebut adalah tidak akan bertemunya ia dengan kemajuan selangkah pun”. (Bung Karno) “Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa pahlawannya.” (Pidato Hari Pahlawan 10 Nop.1961) “Perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah, tapi perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri.” – Bung Karno “Bangsa yang tidak percaya kepada kekuatan dirinya sebagai suatu bangsa, tidak dapat berdiri sebagai suatu bangsa yang merdeka.” (Pidato HUT Proklamasi 1963 Bung Karno) “……….Bangunlah suatu dunia di mana semua bangsa hidup dalam damai dan persaudaraan……” (Bung Karno) Untuk memilih jenis tomat yang akan ditanam hendaknya sesuaikan dahulu dengan karateristik lokasi. Apabila kebun Anda berada di dataran tinggi pilihlah varietas yang cocok untuk dataran tinggi begitu juga sebaliknya. Benih tomat bisa didapatkan dengan mudah diberbagai toko penyedia saprotan. Apabila Anda sulit mendapatkannya atau harganya terlalu mahal, kita bisa membuatnya sendiri. Caranya dengan menyeleksi buah tomat yang paling baik dari segi ukuran (besar) dan bentuk (tidak cacat). Langahnya sebagai berikut, pilih buah tomat yang akan dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat tersebut menua di pohon. Setelah cukup tua ambil bijinya dan bersihkan dari lendir yang menyelubunginya dengan air. Setelah itu rendam dalam air, pilih biji yang tenggelam. Kemudian lakukan seleksi sekali lagi terhadap biji tomat, pilih yang bentuknya sempurna(tidak cacat atau keriput). Langahnya sebagai berikut, pilih buah tomat yang akan dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat tersebut menua di pohon. Setelah cukup tua ambil bijinya dan bersihkan dari lendir yang menyelubunginya dengan air. Setelah itu rendam dalam air, pilih biji yang tenggelam. Kemudian lakukan seleksi sekali lagi terhadap biji tomat, pilih yang bentuknya sempurna (tidak cacat atau keriput).

Please Enable JavaScript!
Mohon Aktifkan Javascript![ Enable JavaScript ]