Jumat, 31 Oktober 2014

Cara Membuat Sate Padang

Resep bagaimana cara membuat sat padang enak dilidah seluruh keluarga
Cara membuat sate padang :: Selain sajian rendangnya, padang juga memiliki jenis kuliner lainnya yang tidak kalah enaknya, yaitu sate padang.

Dalam penggunaannya bahan utama, sate padang menggunakan lidah sapi, tapi bagi anda yang kurang menyukainya, bisa diganti dengan menggunakan bagian dagingnya.

Sate padang memiliki keunikkan tersendiri dalam hal pengolahannya, dimana lidah sapi / daging sapi yang akan di gunakan sebagai bahan utama sate, direbus dahulu sebelum ditusuk-tusuk.Ini tentunya dapat merubah tekstur lidah/daging menjadi lebih empuk ketika dimakan.

Bagi anda yang ingin merasakan dan mencoba membuat sate padang sendiri, dibawah ini adalah bahan-bahan yang perlu anda siapkan serta cara pengolahannya :


Bahan utama
  • Lidah sapi / daging sapi 1000 gram
  • Air ( untuk merebus lidah/daging )
  • Garam secukupnya
  • Minyak goreng secukupnya
  • Daun kunyit 2 lbr, disobek dan diikat simpul
  • Serai 3 btng, memarkan
  • Daun jeruk 10 lbr
  • Lengkuas 3 cm, memarkan
  • Asam kandis 1 ptng
  • Tepung kanji 2 sdm
  • Air 300 ml
  • Bawang goreng
  • Tusuk sate

Bumbu yang dihaluskan
  • Bawang merah 12 btr
  • Bawang putih 6 siung
  • Cabai halus / giling 1 sdm /sesuai selera
  • Kunyit 4 cm
  • Jahe 4 cm
  • Merica ½ sdt
  • Garam secukupnya



Cara membuat sate padang :
  1. Rebus lidah /daging sapi selama kurang lebih 5 menit dalam air mendidih, lalu tiriskan. bila anda menggunakan bahan utama sate dengan lidah sapi bersihkan kulit lidah dengan cara di kerik.lalu cuci bersih. Air bekas rebusan pertama diganti, lalu rebus kembali lidah/daging sapi. Bubuhkan sedikit garam, rebus kurang lebih 60 menit.lalu angkat, Sisakan air rebusan sebanyak 600 ml. lidah/ daging sapi dipotong sebesar dadu atau sesuai keinginan.
  2. Siapkan wajan, lalu panaskan minyak goreng. Tumis bumbu yang dihaluskan. Kemudian masukkan daun kunyit, daun jeruk, serai, lengkuas, serta bumbu kari. Tumis hingga mengeluarkan aroma harum. Kemudian angkat.
  3. Masak kembali kaldu ( air rebusan daging 600 ml ) lalu tambahkan 2/3 bumbu tumis yg telah digoreng, lalu masukkan asam kandis.
  4. Campurkan tepung beras, tepung kanji dan air. Aduk rata. Setelah kaldu mendidih, masukkan larutan tepung secara perlahan, sambil diaduk hingga adonan licin. Masak hingga mendidih. Bila aroma tepung hilang / berkurang, angkat.
  5. Campurkan potongan lidah / daging bersama sisa bumbu tumis, aduk sebentar di atas api kecil hingga rata, lalu angkat. Tusuk potongan lidah/ daging tadi menggunakan tusukan sate. Kemudian panggang sate di atas bara api kurang lebih 3 menit sambil dibolak-balik. Angkat. Lalu simpan sate diatas piring, taburkan bawang goreng diatasnya. 
  6. Sate padang kreasi anda siap untuk disajikan untuk menu santap siang / malam.

Selamat mencoba Resep sate padang diatas, smoga berhasil



Sample 2 “Berikan aku 1000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya, berikan aku 1 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia” . (Bung Karno) “Tidak seorang pun yang menghitung-hitung: berapa untung yang kudapat nanti dari Republik ini, jikalau aku berjuang dan berkorban untuk mempertahankannya”. (Pidato HUT Proklamasi 1956 Bung Karno) “Jadikan deritaku ini sebagai kesaksian, bahwa kekuasaan seorang presiden sekalipun ada batasnya. Karena kekuasaan yang langgeng hanyalah kekuasaan rakyat. Dan diatas segalanya adalah kekuasaan Tuhan Yang Maha Esa.” (Soekarno) “Apabila di dalam diri seseorang masih ada rasa malu dan takut untuk berbuat suatu kebaikan, maka jaminan bagi orang tersebut adalah tidak akan bertemunya ia dengan kemajuan selangkah pun”. (Bung Karno) “Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa pahlawannya.” (Pidato Hari Pahlawan 10 Nop.1961) “Perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah, tapi perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri.” – Bung Karno “Bangsa yang tidak percaya kepada kekuatan dirinya sebagai suatu bangsa, tidak dapat berdiri sebagai suatu bangsa yang merdeka.” (Pidato HUT Proklamasi 1963 Bung Karno) “……….Bangunlah suatu dunia di mana semua bangsa hidup dalam damai dan persaudaraan……” (Bung Karno) Untuk memilih jenis tomat yang akan ditanam hendaknya sesuaikan dahulu dengan karateristik lokasi. Apabila kebun Anda berada di dataran tinggi pilihlah varietas yang cocok untuk dataran tinggi begitu juga sebaliknya. Benih tomat bisa didapatkan dengan mudah diberbagai toko penyedia saprotan. Apabila Anda sulit mendapatkannya atau harganya terlalu mahal, kita bisa membuatnya sendiri. Caranya dengan menyeleksi buah tomat yang paling baik dari segi ukuran (besar) dan bentuk (tidak cacat). Langahnya sebagai berikut, pilih buah tomat yang akan dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat tersebut menua di pohon. Setelah cukup tua ambil bijinya dan bersihkan dari lendir yang menyelubunginya dengan air. Setelah itu rendam dalam air, pilih biji yang tenggelam. Kemudian lakukan seleksi sekali lagi terhadap biji tomat, pilih yang bentuknya sempurna(tidak cacat atau keriput). Langahnya sebagai berikut, pilih buah tomat yang akan dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat tersebut menua di pohon. Setelah cukup tua ambil bijinya dan bersihkan dari lendir yang menyelubunginya dengan air. Setelah itu rendam dalam air, pilih biji yang tenggelam. Kemudian lakukan seleksi sekali lagi terhadap biji tomat, pilih yang bentuknya sempurna (tidak cacat atau keriput).

Please Enable JavaScript!
Mohon Aktifkan Javascript![ Enable JavaScript ]