Rabu, 16 Oktober 2013

Sop Konro - Makassar

Sop Konro, merupakan bagian dari cita rasa kuliner Indonesia yang berasal dari Makassar, Sulawesi Selatan. Konro sendiri berarti Iga Sapi dalam bahasa daerah Makassar, sehingga Sop Konro mengharuskan Iga Sapi sebagai bahan utamanya. Anda mau mencoba Sop dengan rasa eksostis ini?

Bahan Utama:

  1. 1/2 kg iga sapi yang utuh, yang belum dikurangi dagingnya
  2. Air sekitar 8 gelas

Bumbu dihaluskan:

  1. 8 siung bawang merah
  2. 4 siung bawang putih
  3. 3 butir kemiri sangrai
  4. 1 ruas jari kunyit
  5. 1 sdt ketumbar
  6. 1/4 sdt merica
  7. 1 1/2 sdt jintan
  8. 1 buah kluwak ambil dagingnya, rendam dalam air panas sebelum diproses
  9. 1 ruas jari jahe 
  10. 2 ruas jari lengkuas 
  11. 1 sdm garam

Bumbu lain:

  1. 3 butir cengkeh
  2. 3 butir kapulaga
  3. 1 ruas jari kayu manis
  4. 2 mata  asam jawa

Pelengkap:

  • Bawang merah goreng
  • Irisan daun bawang
  • Jeruk nipis
  • Sambal bila suka

Cara membuat:

  • Rebus iga sapi hingga empuk dengan panci presto (sekitar 15mnt), pisahkan ambil kaldu sisa rebusan.
  • Panaskan minyak, tumis bumbu halus dan bahan lain  hingga harum.
  • Masukkan kaldu rebusan Iga, aduk rata.
  • Masukkan iga setelah mendidih.
  • Masukan asam, aduk hingga rata, angkat.



Sample 2 “Berikan aku 1000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya, berikan aku 1 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia” . (Bung Karno) “Tidak seorang pun yang menghitung-hitung: berapa untung yang kudapat nanti dari Republik ini, jikalau aku berjuang dan berkorban untuk mempertahankannya”. (Pidato HUT Proklamasi 1956 Bung Karno) “Jadikan deritaku ini sebagai kesaksian, bahwa kekuasaan seorang presiden sekalipun ada batasnya. Karena kekuasaan yang langgeng hanyalah kekuasaan rakyat. Dan diatas segalanya adalah kekuasaan Tuhan Yang Maha Esa.” (Soekarno) “Apabila di dalam diri seseorang masih ada rasa malu dan takut untuk berbuat suatu kebaikan, maka jaminan bagi orang tersebut adalah tidak akan bertemunya ia dengan kemajuan selangkah pun”. (Bung Karno) “Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa pahlawannya.” (Pidato Hari Pahlawan 10 Nop.1961) “Perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah, tapi perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri.” – Bung Karno “Bangsa yang tidak percaya kepada kekuatan dirinya sebagai suatu bangsa, tidak dapat berdiri sebagai suatu bangsa yang merdeka.” (Pidato HUT Proklamasi 1963 Bung Karno) “……….Bangunlah suatu dunia di mana semua bangsa hidup dalam damai dan persaudaraan……” (Bung Karno) Untuk memilih jenis tomat yang akan ditanam hendaknya sesuaikan dahulu dengan karateristik lokasi. Apabila kebun Anda berada di dataran tinggi pilihlah varietas yang cocok untuk dataran tinggi begitu juga sebaliknya. Benih tomat bisa didapatkan dengan mudah diberbagai toko penyedia saprotan. Apabila Anda sulit mendapatkannya atau harganya terlalu mahal, kita bisa membuatnya sendiri. Caranya dengan menyeleksi buah tomat yang paling baik dari segi ukuran (besar) dan bentuk (tidak cacat). Langahnya sebagai berikut, pilih buah tomat yang akan dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat tersebut menua di pohon. Setelah cukup tua ambil bijinya dan bersihkan dari lendir yang menyelubunginya dengan air. Setelah itu rendam dalam air, pilih biji yang tenggelam. Kemudian lakukan seleksi sekali lagi terhadap biji tomat, pilih yang bentuknya sempurna(tidak cacat atau keriput). Langahnya sebagai berikut, pilih buah tomat yang akan dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat tersebut menua di pohon. Setelah cukup tua ambil bijinya dan bersihkan dari lendir yang menyelubunginya dengan air. Setelah itu rendam dalam air, pilih biji yang tenggelam. Kemudian lakukan seleksi sekali lagi terhadap biji tomat, pilih yang bentuknya sempurna (tidak cacat atau keriput).

Please Enable JavaScript!
Mohon Aktifkan Javascript![ Enable JavaScript ]