Selasa, 17 September 2013

Resep Gulai Pakis (Padang, Sumatra Barat)

Gulai Pakis, merupakan masakan eksostis yang terutama berasal dari daerah Sumatera Barat. Pakis sendiri sebeneranya merupakan tumbuhan liar dataran tinggi yang mudah dijumpai di mana saja di seluruh Indonesia. Sebagai masakan yang sudah relatif "langka" tidak ada salahnya bila anda menyediakan kuliner tradisional ini dalam acara-acara spesial anda. Rasa dan aroma tentu saja tidak perlu diragukan.

Bahan:

  1. 2 ikat daun pakis atau kurang lebih dua genggaman tangan besar daun pakis muda bersihkan dan potong-potong
  2. 1 ons ikan jambal atau bisa digantikan dengan ikan teri
  3. 3 gelas santan dari 1 butir kelapa

Bumbu halus:

  1. 6 buah bawang merah
  2. 3 siung bawang putih
  3. 10-15 buah cabai merah atau sesui dengan selera pedas anda
  4. 1 ruas jari jahe
  5. 1 ruas jari kunyit
  6. 1/2 sdt ketumbar
  7. garam secukupnya

Bumbu lain:

  1. 3 cm lengkuas memarkan
  2. 2 batang serai memarkan ambil separoh kebawah
  3. 3 lembar daun salam
  4. 3 lembar daun jeruk
  5. 1 lembar daun kunyit
  6. 2 mata asam kandis

Cara membuatnya:

  • Bakar ikan lalu potong-potong, bila menggunakan ikan teri tidak perlu dipotong-potong.
  • Tumis semua bumbu masukan santan biarkan mendidih sambil diaduk.
  • Masukan daun pakis dan ikan.
  • Masak hingga mengental dan berminyak lalu angkat.





Sample 2 “Berikan aku 1000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya, berikan aku 1 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia” . (Bung Karno) “Tidak seorang pun yang menghitung-hitung: berapa untung yang kudapat nanti dari Republik ini, jikalau aku berjuang dan berkorban untuk mempertahankannya”. (Pidato HUT Proklamasi 1956 Bung Karno) “Jadikan deritaku ini sebagai kesaksian, bahwa kekuasaan seorang presiden sekalipun ada batasnya. Karena kekuasaan yang langgeng hanyalah kekuasaan rakyat. Dan diatas segalanya adalah kekuasaan Tuhan Yang Maha Esa.” (Soekarno) “Apabila di dalam diri seseorang masih ada rasa malu dan takut untuk berbuat suatu kebaikan, maka jaminan bagi orang tersebut adalah tidak akan bertemunya ia dengan kemajuan selangkah pun”. (Bung Karno) “Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa pahlawannya.” (Pidato Hari Pahlawan 10 Nop.1961) “Perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah, tapi perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri.” – Bung Karno “Bangsa yang tidak percaya kepada kekuatan dirinya sebagai suatu bangsa, tidak dapat berdiri sebagai suatu bangsa yang merdeka.” (Pidato HUT Proklamasi 1963 Bung Karno) “……….Bangunlah suatu dunia di mana semua bangsa hidup dalam damai dan persaudaraan……” (Bung Karno) Untuk memilih jenis tomat yang akan ditanam hendaknya sesuaikan dahulu dengan karateristik lokasi. Apabila kebun Anda berada di dataran tinggi pilihlah varietas yang cocok untuk dataran tinggi begitu juga sebaliknya. Benih tomat bisa didapatkan dengan mudah diberbagai toko penyedia saprotan. Apabila Anda sulit mendapatkannya atau harganya terlalu mahal, kita bisa membuatnya sendiri. Caranya dengan menyeleksi buah tomat yang paling baik dari segi ukuran (besar) dan bentuk (tidak cacat). Langahnya sebagai berikut, pilih buah tomat yang akan dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat tersebut menua di pohon. Setelah cukup tua ambil bijinya dan bersihkan dari lendir yang menyelubunginya dengan air. Setelah itu rendam dalam air, pilih biji yang tenggelam. Kemudian lakukan seleksi sekali lagi terhadap biji tomat, pilih yang bentuknya sempurna(tidak cacat atau keriput). Langahnya sebagai berikut, pilih buah tomat yang akan dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat tersebut menua di pohon. Setelah cukup tua ambil bijinya dan bersihkan dari lendir yang menyelubunginya dengan air. Setelah itu rendam dalam air, pilih biji yang tenggelam. Kemudian lakukan seleksi sekali lagi terhadap biji tomat, pilih yang bentuknya sempurna (tidak cacat atau keriput).

Please Enable JavaScript!
Mohon Aktifkan Javascript![ Enable JavaScript ]