Kamis, 01 Agustus 2013

Empal Gepuk


Empal Gepuk sejatinya adalah daging goreng, umumnya daging yang digunakan adalah daging sapi, tapi anda bisa juga mencobanya dengan jenis daging lain kecuali daging ayam dan ikan, anda bisa menerapkanya untuk daging kerbau, kambing dll. Nama "Gepuk" sendiri berasal dari proses pemukulan terhadap daging agar lebih empuk dan pori-pori lebih terbuka sehingga ketika dioreng daging menjadi lebih gurih.

Bahan-bahan:

  1. 1  kg daging sapi
  2. 2 ½  gelas santan
  3. Bawang merah goreng sesuai selera


Bumbu tidak dihaluskan:

  1. 3 lembar daun salam
  2. 3 biji asam jawa, atau sekitar  ½ sdt
  3. 1 batang serai memarkan
  4. 3 lembar daun jeruk purut
  5. 1 ruas jari lengkuas memarkan
  6. 4 sendok teh gula merah
  7. 2 sdt garam
  8. Bawang merah goreng sesuai selera


Bumbu dihaluskan:

  1. 12 buah bawang merah
  2. 5 siung bawang putih
  3. 6 buah kemiri
  4. 2 sdt ketumbar


Cara membuat:

  • Rebus daging dengan air sampai cukup empuk, lebih baik menggunakan panci presto karena lebih cepat empuknya.  Setelah empuk potong daging sesuai selera.
  • Pukul-pukul daging sampai daging melebar.
  • Didihkan santan bersama semua bumbu sambil diaduk supaya santan tidak pecah.
  • Masukkan daging yang sudah dipotong tipis. Masak dengan api kecil hingga mengental (kering).
  • Goreng sampai coklat tua, angkat. (daging dimasukan kedalam minyak yang sudah mendidih lebih baik).


Catatan:
Empal lebih nikmat bila dinikmati dengan Sambal Terasi



Sample 2 “Berikan aku 1000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya, berikan aku 1 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia” . (Bung Karno) “Tidak seorang pun yang menghitung-hitung: berapa untung yang kudapat nanti dari Republik ini, jikalau aku berjuang dan berkorban untuk mempertahankannya”. (Pidato HUT Proklamasi 1956 Bung Karno) “Jadikan deritaku ini sebagai kesaksian, bahwa kekuasaan seorang presiden sekalipun ada batasnya. Karena kekuasaan yang langgeng hanyalah kekuasaan rakyat. Dan diatas segalanya adalah kekuasaan Tuhan Yang Maha Esa.” (Soekarno) “Apabila di dalam diri seseorang masih ada rasa malu dan takut untuk berbuat suatu kebaikan, maka jaminan bagi orang tersebut adalah tidak akan bertemunya ia dengan kemajuan selangkah pun”. (Bung Karno) “Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa pahlawannya.” (Pidato Hari Pahlawan 10 Nop.1961) “Perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah, tapi perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri.” – Bung Karno “Bangsa yang tidak percaya kepada kekuatan dirinya sebagai suatu bangsa, tidak dapat berdiri sebagai suatu bangsa yang merdeka.” (Pidato HUT Proklamasi 1963 Bung Karno) “……….Bangunlah suatu dunia di mana semua bangsa hidup dalam damai dan persaudaraan……” (Bung Karno) Untuk memilih jenis tomat yang akan ditanam hendaknya sesuaikan dahulu dengan karateristik lokasi. Apabila kebun Anda berada di dataran tinggi pilihlah varietas yang cocok untuk dataran tinggi begitu juga sebaliknya. Benih tomat bisa didapatkan dengan mudah diberbagai toko penyedia saprotan. Apabila Anda sulit mendapatkannya atau harganya terlalu mahal, kita bisa membuatnya sendiri. Caranya dengan menyeleksi buah tomat yang paling baik dari segi ukuran (besar) dan bentuk (tidak cacat). Langahnya sebagai berikut, pilih buah tomat yang akan dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat tersebut menua di pohon. Setelah cukup tua ambil bijinya dan bersihkan dari lendir yang menyelubunginya dengan air. Setelah itu rendam dalam air, pilih biji yang tenggelam. Kemudian lakukan seleksi sekali lagi terhadap biji tomat, pilih yang bentuknya sempurna(tidak cacat atau keriput). Langahnya sebagai berikut, pilih buah tomat yang akan dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat tersebut menua di pohon. Setelah cukup tua ambil bijinya dan bersihkan dari lendir yang menyelubunginya dengan air. Setelah itu rendam dalam air, pilih biji yang tenggelam. Kemudian lakukan seleksi sekali lagi terhadap biji tomat, pilih yang bentuknya sempurna (tidak cacat atau keriput).

Please Enable JavaScript!
Mohon Aktifkan Javascript![ Enable JavaScript ]