Kamis, 04 Juli 2013

Ayam Panggang Masak di Buluh - Sulawesi

Ada cara membuat ayam panggang yang sungguh khas dan menghasilkan rasa dan aroma yang khas juga. Kita di Indonesia memang begitu kaya dengan warisan kuliner tradisional, setiap daerah menyumbang puluhan cita rasa kuliner dengan rasa khas dan superb alias tidak main-main.

Ayam Panggang Masak Di Buluh merupakan cara orang Sulawesi khususnya Sulawesi Utara menghormati kekayaan alam mereka dalam bentuk kuliner. Mereka memanfaatkan potensi meruah daerahnya untuk menghasilkan cita rasa kuliner yang khas. Tidak percaya? Coba saja.

Bahan:

  1. 1 ekor ayam kampung ukuran sedang sekitar 2kg, bersihkan potong agak kecil supaya bisa dimasukan ke dalam bambu.
  2. 1 lembar daun kunyit
  3. 1 sdm garam atau sesuai selera
  4. 4 batang serai
  5. 4 batang daun bawang iris tipis
  6. 3 lembar daun jeruk
  7. 2 ikat daun kemangi
  8. 4 sdm minyak untuk menumis
  9. 1/2 gelas air


Bahan tambahan:

  1. daun pisang secukupnya untuk alas dalam bambu
  2. satu ruas bambu bersihkan dalamnya, bambu jangan terlalu tua


Bumbu tumbuk/iris kasar:

  1. 10-12 buah cabai merah atau sesuai selera pedas anda
  2. 10-12 buah cabai hijau atau sesuai selera pedas anda
  3. 12 siung cabai bawang merah
  4. 2 ruas jari jahe
  5. satu ruas jari kunyit dihalusakan


Cara membuat:

  • Tumis bumbu termasuk bahan lain selain ayam,kemangi dan air hingga harum, masukan ayam kemudian tambahkan air. Jika air sudah kering masukan kemangi, segera angkat.
  • Siapkan bambu yang sudah bersih alasi bagian dalam bambu dengan daun pisang, namun bisa juga tanpa daun pisang bila suka. 
  • Masukan ayam kemudian bakar di arang menyala hingga benar-benar kering dan tanak.
  • Sajikan di piring saji.





Sample 2 “Berikan aku 1000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya, berikan aku 1 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia” . (Bung Karno) “Tidak seorang pun yang menghitung-hitung: berapa untung yang kudapat nanti dari Republik ini, jikalau aku berjuang dan berkorban untuk mempertahankannya”. (Pidato HUT Proklamasi 1956 Bung Karno) “Jadikan deritaku ini sebagai kesaksian, bahwa kekuasaan seorang presiden sekalipun ada batasnya. Karena kekuasaan yang langgeng hanyalah kekuasaan rakyat. Dan diatas segalanya adalah kekuasaan Tuhan Yang Maha Esa.” (Soekarno) “Apabila di dalam diri seseorang masih ada rasa malu dan takut untuk berbuat suatu kebaikan, maka jaminan bagi orang tersebut adalah tidak akan bertemunya ia dengan kemajuan selangkah pun”. (Bung Karno) “Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa pahlawannya.” (Pidato Hari Pahlawan 10 Nop.1961) “Perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah, tapi perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri.” – Bung Karno “Bangsa yang tidak percaya kepada kekuatan dirinya sebagai suatu bangsa, tidak dapat berdiri sebagai suatu bangsa yang merdeka.” (Pidato HUT Proklamasi 1963 Bung Karno) “……….Bangunlah suatu dunia di mana semua bangsa hidup dalam damai dan persaudaraan……” (Bung Karno) Untuk memilih jenis tomat yang akan ditanam hendaknya sesuaikan dahulu dengan karateristik lokasi. Apabila kebun Anda berada di dataran tinggi pilihlah varietas yang cocok untuk dataran tinggi begitu juga sebaliknya. Benih tomat bisa didapatkan dengan mudah diberbagai toko penyedia saprotan. Apabila Anda sulit mendapatkannya atau harganya terlalu mahal, kita bisa membuatnya sendiri. Caranya dengan menyeleksi buah tomat yang paling baik dari segi ukuran (besar) dan bentuk (tidak cacat). Langahnya sebagai berikut, pilih buah tomat yang akan dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat tersebut menua di pohon. Setelah cukup tua ambil bijinya dan bersihkan dari lendir yang menyelubunginya dengan air. Setelah itu rendam dalam air, pilih biji yang tenggelam. Kemudian lakukan seleksi sekali lagi terhadap biji tomat, pilih yang bentuknya sempurna(tidak cacat atau keriput). Langahnya sebagai berikut, pilih buah tomat yang akan dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat tersebut menua di pohon. Setelah cukup tua ambil bijinya dan bersihkan dari lendir yang menyelubunginya dengan air. Setelah itu rendam dalam air, pilih biji yang tenggelam. Kemudian lakukan seleksi sekali lagi terhadap biji tomat, pilih yang bentuknya sempurna (tidak cacat atau keriput).

Please Enable JavaScript!
Mohon Aktifkan Javascript![ Enable JavaScript ]