Minggu, 03 Maret 2013

Bakso Dan Sejarahnya

Bakso atau baso, tentu bagi hampir semua masyarakat Indonesia, nama ini sangat familiar sekali. Yup, Bakso memang merupakan salah satu kuliner indonesia yang sangat populer, penyebarannya mulai dari kota hingga ke pelosok-pelosok desa. Cita rasa bakso sendiri bermacam-macam, ini tergantung dari bahan yang digunakan dan juga tentu saja resep dari masing-masing pembuat bakso yg berbeda.

bakso dan sejarahnya

Dilihat dari sejarahnya, bakso ternyata memiliki akar dari seni kuliner Tionghoa indonesia. Hal ini bisa ditunjukkan dari penamaan bakso itu sendiri. Bakso berasal dari kata bak-so, dalam bahasa Hokkien secara harfiah memiliki arti 'daging babi giling'. Mengingat penduduk indonesia adalah mayoritas penganut agama islam, yang mengharamkan daging babi untuk dikonsumsi, maka bakso umumnya dibuat menggunakan daging sapi, dan saat ini mulai menggunakan bahan daging lainnya seperti daging ayam, ikan, dan udang.

Meskipun bakso pada awalnya adalah kuliner tionghoa, tapi dalam kenyataan dilapangan, penjual bakso lebih banyak didominasi oleh masyarakat jawa asal wonogiri dan malang, maka istilah bakso malang menjadi brand tersendiri dikalangan penjual bakso dan cukup dikenal oleh masyarakat.

Hingga saat ini, banyak variasi bakso bisa kita temukan yang didasarkan dari bahan isian serta bentuk dari bakso itu sendiri, beberapa diantaranya sebagai berikut :
  1. Bakso urat :bahan isian bakso menggunakan urat atau tendon dan daging tetelan kasar. Penggunaan bahan ini menjadikan bakso memberikan sensasi kenyal ketika dimakan.
  2. Bakso bola tenis / bakso telur, bakso seukuran bola tenis dengan isian bakso dari telur ayam rebus.
  3. Bakso ikan : Bakso menggunakan bahan daging ikan.
  4. Bakso udang : bakso dengan udang sebagai bahan utama.
  5. Bakso gepeng : bakso dengan bentuk tidak lazim yaitu pipih.
  6. Bakso malang : bakso khas malang dengan variasi mie kuning, tahu, siomay serta pangsit goreng.
  7. Bakso keju : bakso jenis ini belum banyak jumlahnya, merupakan kreasi jenis baru dengan keju sebagai bahan isian bakso
  8. Bakso bakar : bakso ini juga merupakan kreasi terbaru dalam cara menghidangkan bakso. Bakso dibakar langsung (tanpa arang) dengan mengolesinya terlebih dahulu dengan bumbu khusus.

Demikian ulasan singkat mengenai sejarah bakso dan perkembangannya hingga saat ini, nantikan artikel selanjutnya yang akan mengulas tentang cara membuat bakso malang.

sumber : id.wikipedia.org/wiki/bakso



Sample 2 “Berikan aku 1000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya, berikan aku 1 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia” . (Bung Karno) “Tidak seorang pun yang menghitung-hitung: berapa untung yang kudapat nanti dari Republik ini, jikalau aku berjuang dan berkorban untuk mempertahankannya”. (Pidato HUT Proklamasi 1956 Bung Karno) “Jadikan deritaku ini sebagai kesaksian, bahwa kekuasaan seorang presiden sekalipun ada batasnya. Karena kekuasaan yang langgeng hanyalah kekuasaan rakyat. Dan diatas segalanya adalah kekuasaan Tuhan Yang Maha Esa.” (Soekarno) “Apabila di dalam diri seseorang masih ada rasa malu dan takut untuk berbuat suatu kebaikan, maka jaminan bagi orang tersebut adalah tidak akan bertemunya ia dengan kemajuan selangkah pun”. (Bung Karno) “Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa pahlawannya.” (Pidato Hari Pahlawan 10 Nop.1961) “Perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah, tapi perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri.” – Bung Karno “Bangsa yang tidak percaya kepada kekuatan dirinya sebagai suatu bangsa, tidak dapat berdiri sebagai suatu bangsa yang merdeka.” (Pidato HUT Proklamasi 1963 Bung Karno) “……….Bangunlah suatu dunia di mana semua bangsa hidup dalam damai dan persaudaraan……” (Bung Karno) Untuk memilih jenis tomat yang akan ditanam hendaknya sesuaikan dahulu dengan karateristik lokasi. Apabila kebun Anda berada di dataran tinggi pilihlah varietas yang cocok untuk dataran tinggi begitu juga sebaliknya. Benih tomat bisa didapatkan dengan mudah diberbagai toko penyedia saprotan. Apabila Anda sulit mendapatkannya atau harganya terlalu mahal, kita bisa membuatnya sendiri. Caranya dengan menyeleksi buah tomat yang paling baik dari segi ukuran (besar) dan bentuk (tidak cacat). Langahnya sebagai berikut, pilih buah tomat yang akan dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat tersebut menua di pohon. Setelah cukup tua ambil bijinya dan bersihkan dari lendir yang menyelubunginya dengan air. Setelah itu rendam dalam air, pilih biji yang tenggelam. Kemudian lakukan seleksi sekali lagi terhadap biji tomat, pilih yang bentuknya sempurna(tidak cacat atau keriput). Langahnya sebagai berikut, pilih buah tomat yang akan dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat tersebut menua di pohon. Setelah cukup tua ambil bijinya dan bersihkan dari lendir yang menyelubunginya dengan air. Setelah itu rendam dalam air, pilih biji yang tenggelam. Kemudian lakukan seleksi sekali lagi terhadap biji tomat, pilih yang bentuknya sempurna (tidak cacat atau keriput).

Please Enable JavaScript!
Mohon Aktifkan Javascript![ Enable JavaScript ]