Minggu, 16 Desember 2012

Terong Masak Kare Pedas

Terong bisa juga di sulap menjadi masakan yang berkelas meskipun masih dalam karidor cara memasak tradisional. Terong Masak Kare Pedas adalah salah satu caranya. Kare merupakan cara masak dengan kuah santan yang biasa ditemui di Jawa dan berbeda dengan Kari dari Sumatera. Tidak percaya Terong juga bisa menjadi enak? Coba resep ini.

Bahan:
  1. 1 kg terong hijau, potong-potong, lalu goreng sebentar
  2. 2 ons udang kecil, goreng sebentar
  3. 2 1/2 ons daun so (daun melinjo muda)
  4. 2 buah tomat merah potong besar
  5. 2 potong tempe potong dadu
  6. 1 1/2 gelas santan kental

Bumbu:
  1. 10 buah cabai hujau potong serong
  2. 3 cm lengkuas memarkan
  3. 3 lembar daun salam
  4. 2 serai
  5. 3 sdm gula merah atau bisa disesuiakan menurut selera

Bumbu halus:
  1. 10 buah cabai merah atau sesuai selera
  2. 10 buah bawang merah
  3. 4 buah bawang putih
  4. 1 1/2 sdm  garam

Cara membuat:
  • Tumis serai, salam, lengkuas dan cabai hijau hingga harum. Masukan bumbu halus, hingga harum.
  • Masukan udang, tempe kemudian santan, dan gula biarkan mendidih.
  • Masukan daun so, biarkan sebentar kemudian masukan terong.
  • Menjelang diangkat masukan tomat potong.
  • Angkat dan sajikan dengan sambal.
Catatan : Masakan ini bisa dimodifikasi dengan mengganti udang dengan daging sapi sandung lamur maupun daging ayam.



Sample 2 “Berikan aku 1000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya, berikan aku 1 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia” . (Bung Karno) “Tidak seorang pun yang menghitung-hitung: berapa untung yang kudapat nanti dari Republik ini, jikalau aku berjuang dan berkorban untuk mempertahankannya”. (Pidato HUT Proklamasi 1956 Bung Karno) “Jadikan deritaku ini sebagai kesaksian, bahwa kekuasaan seorang presiden sekalipun ada batasnya. Karena kekuasaan yang langgeng hanyalah kekuasaan rakyat. Dan diatas segalanya adalah kekuasaan Tuhan Yang Maha Esa.” (Soekarno) “Apabila di dalam diri seseorang masih ada rasa malu dan takut untuk berbuat suatu kebaikan, maka jaminan bagi orang tersebut adalah tidak akan bertemunya ia dengan kemajuan selangkah pun”. (Bung Karno) “Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa pahlawannya.” (Pidato Hari Pahlawan 10 Nop.1961) “Perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah, tapi perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri.” – Bung Karno “Bangsa yang tidak percaya kepada kekuatan dirinya sebagai suatu bangsa, tidak dapat berdiri sebagai suatu bangsa yang merdeka.” (Pidato HUT Proklamasi 1963 Bung Karno) “……….Bangunlah suatu dunia di mana semua bangsa hidup dalam damai dan persaudaraan……” (Bung Karno) Untuk memilih jenis tomat yang akan ditanam hendaknya sesuaikan dahulu dengan karateristik lokasi. Apabila kebun Anda berada di dataran tinggi pilihlah varietas yang cocok untuk dataran tinggi begitu juga sebaliknya. Benih tomat bisa didapatkan dengan mudah diberbagai toko penyedia saprotan. Apabila Anda sulit mendapatkannya atau harganya terlalu mahal, kita bisa membuatnya sendiri. Caranya dengan menyeleksi buah tomat yang paling baik dari segi ukuran (besar) dan bentuk (tidak cacat). Langahnya sebagai berikut, pilih buah tomat yang akan dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat tersebut menua di pohon. Setelah cukup tua ambil bijinya dan bersihkan dari lendir yang menyelubunginya dengan air. Setelah itu rendam dalam air, pilih biji yang tenggelam. Kemudian lakukan seleksi sekali lagi terhadap biji tomat, pilih yang bentuknya sempurna(tidak cacat atau keriput). Langahnya sebagai berikut, pilih buah tomat yang akan dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat tersebut menua di pohon. Setelah cukup tua ambil bijinya dan bersihkan dari lendir yang menyelubunginya dengan air. Setelah itu rendam dalam air, pilih biji yang tenggelam. Kemudian lakukan seleksi sekali lagi terhadap biji tomat, pilih yang bentuknya sempurna (tidak cacat atau keriput).

Please Enable JavaScript!
Mohon Aktifkan Javascript![ Enable JavaScript ]