Jumat, 09 November 2012

Pengertian Soto

pengertian dan soto dan penyajiannya untuk setiap daerah
Soto :: Bagi anda penduduk asli Indonesia, pasti sudah merasakan atau paling tidak sudah mendengar salah satu makanan berkuah asli Indonesia ini.
Soto atau dikenal juga dengan nama sroto dan coto, merupakan salah satu makanan khas Indonesia yg bahan utamanya terdiri dari kaldu daging, daging,  dan sayuran sebagai tambahan. Untuk jenis daging sendiri yang paling umum digunakan adalah daging sapi dan ayam, disebagian daerah ada juga yang menggunakan daging babi ataupun kambing.

Setiap daerah di Indonesia memiliki soto dengan ke khas-an masing-masing. Kita pasti sudah mendengar soto makasar, soto betawi, soto bogor,soto  madura, soto lamongan dan banyak lagi jenis soto dimana penamaannya biasanya berdasarkan nama daerah tempat asal soto tersebut.

Dalam hal penyajian, Masing-masing jenis soto memiliki perbedaan tersendiri. Misal ada soto yang penyajiannya disertai dengan hidangan lain seperti dengan kerupuk, perkedel, emping, sate, telur, dan sebagainya. Bagi sebagian besar masyarakat tentunya soto disantap dengan tujuan untuk mengenyangkan. Oleh karena itu sering disertakan nasi dalam penyajiannya. Dalam hal penyajian nasipun, ada perbedaan utk setiap daerahnya. Penyajian nasi yang terpisah dengan soto biasanya kita temui pada soto khas betawi dan soto padang. Untuk penyajian nasi yang langsung dicampur dengan soto dimana dikenal dengan soto campur sari bisa kita temui pada soto kudus. Ada juga daerah yg menganti nasi dengan lontong yang biasa kita temui pada soto makasar. Bahkan untuk soto bogor, nasi dan lontong diganti dengan mie, sehingga bogor dikenal juga dengan soto mienya.

Itulah sedikit pengertian tentang soto dan juga cara penyajian untuk tiap daerahnya. Mudah2an bisa menambah wawasan anda tentang kuliner Indonesia.

Sumber : id.wikipedia.org/wiki/Soto



Sample 2 “Berikan aku 1000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya, berikan aku 1 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia” . (Bung Karno) “Tidak seorang pun yang menghitung-hitung: berapa untung yang kudapat nanti dari Republik ini, jikalau aku berjuang dan berkorban untuk mempertahankannya”. (Pidato HUT Proklamasi 1956 Bung Karno) “Jadikan deritaku ini sebagai kesaksian, bahwa kekuasaan seorang presiden sekalipun ada batasnya. Karena kekuasaan yang langgeng hanyalah kekuasaan rakyat. Dan diatas segalanya adalah kekuasaan Tuhan Yang Maha Esa.” (Soekarno) “Apabila di dalam diri seseorang masih ada rasa malu dan takut untuk berbuat suatu kebaikan, maka jaminan bagi orang tersebut adalah tidak akan bertemunya ia dengan kemajuan selangkah pun”. (Bung Karno) “Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa pahlawannya.” (Pidato Hari Pahlawan 10 Nop.1961) “Perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah, tapi perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri.” – Bung Karno “Bangsa yang tidak percaya kepada kekuatan dirinya sebagai suatu bangsa, tidak dapat berdiri sebagai suatu bangsa yang merdeka.” (Pidato HUT Proklamasi 1963 Bung Karno) “……….Bangunlah suatu dunia di mana semua bangsa hidup dalam damai dan persaudaraan……” (Bung Karno) Untuk memilih jenis tomat yang akan ditanam hendaknya sesuaikan dahulu dengan karateristik lokasi. Apabila kebun Anda berada di dataran tinggi pilihlah varietas yang cocok untuk dataran tinggi begitu juga sebaliknya. Benih tomat bisa didapatkan dengan mudah diberbagai toko penyedia saprotan. Apabila Anda sulit mendapatkannya atau harganya terlalu mahal, kita bisa membuatnya sendiri. Caranya dengan menyeleksi buah tomat yang paling baik dari segi ukuran (besar) dan bentuk (tidak cacat). Langahnya sebagai berikut, pilih buah tomat yang akan dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat tersebut menua di pohon. Setelah cukup tua ambil bijinya dan bersihkan dari lendir yang menyelubunginya dengan air. Setelah itu rendam dalam air, pilih biji yang tenggelam. Kemudian lakukan seleksi sekali lagi terhadap biji tomat, pilih yang bentuknya sempurna(tidak cacat atau keriput). Langahnya sebagai berikut, pilih buah tomat yang akan dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat tersebut menua di pohon. Setelah cukup tua ambil bijinya dan bersihkan dari lendir yang menyelubunginya dengan air. Setelah itu rendam dalam air, pilih biji yang tenggelam. Kemudian lakukan seleksi sekali lagi terhadap biji tomat, pilih yang bentuknya sempurna (tidak cacat atau keriput).

Please Enable JavaScript!
Mohon Aktifkan Javascript![ Enable JavaScript ]