Rabu, 28 November 2012

Lele Sambal Bawang Jahe - Banyumas

Ikan Lele termasuk jenis bahan makanan yang memiliki kemungkinan untuk dimasak dalm berbagai variasi makanan. Anda bosan dengan lele goreng, atau pecel lele?

Ini adalah salah satu variasi kuliner asal Banyumas yang sederhana namun bukan tidak mungkin akan membuat anda kepengin menikmatinya lagi dan lagi .... Masaknya sangat mudah kok!

Bahan Utama:
  1. 1/2 kg lele, bersihkan lalu lumuri dengan air jeruk, biarkan selama 30 menit. Kemudian bersihkan.

Bumbu Sambal:
  1. 3 cm ruas jahe
  2. 6 buah bawang merah
  3. 2 siung bawang putih
  4. 1 sdm terasi
  5. 10 cabai merah atau sesuai selera
  6. 1/4 sdt garam
(Semua bahan sambal di atas dibakar kecuali terasi bisa digoreng, cara membakar yang mudah ditusuk seperti sate kemudian ditaruh di atas apa atau bara api, bawang tidak usah dikupas biar enggak gosong. Hanya memerlukan sedikit waktu kok!)

Cara memproses:
  • Lele dibakar (lebih dianjurkan) atau digoreng sampai kering tetapi jangan kering-kering amat atau bisa juga digoreng kemudian dibakar sebentar agar aroma bakar terasa.
  • Ambil ulekan ; ulek semua bahan sambal.
  • Taruh lele yang sudah matang di atas ulekan tekan sedikit agar sambal meresap.
  • Siap saji.

Catatan: Aroma sambal jahe sudah akan membuat selera makan anda bangkit! Dijamin!!!




Sample 2 “Berikan aku 1000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya, berikan aku 1 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia” . (Bung Karno) “Tidak seorang pun yang menghitung-hitung: berapa untung yang kudapat nanti dari Republik ini, jikalau aku berjuang dan berkorban untuk mempertahankannya”. (Pidato HUT Proklamasi 1956 Bung Karno) “Jadikan deritaku ini sebagai kesaksian, bahwa kekuasaan seorang presiden sekalipun ada batasnya. Karena kekuasaan yang langgeng hanyalah kekuasaan rakyat. Dan diatas segalanya adalah kekuasaan Tuhan Yang Maha Esa.” (Soekarno) “Apabila di dalam diri seseorang masih ada rasa malu dan takut untuk berbuat suatu kebaikan, maka jaminan bagi orang tersebut adalah tidak akan bertemunya ia dengan kemajuan selangkah pun”. (Bung Karno) “Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa pahlawannya.” (Pidato Hari Pahlawan 10 Nop.1961) “Perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah, tapi perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri.” – Bung Karno “Bangsa yang tidak percaya kepada kekuatan dirinya sebagai suatu bangsa, tidak dapat berdiri sebagai suatu bangsa yang merdeka.” (Pidato HUT Proklamasi 1963 Bung Karno) “……….Bangunlah suatu dunia di mana semua bangsa hidup dalam damai dan persaudaraan……” (Bung Karno) Untuk memilih jenis tomat yang akan ditanam hendaknya sesuaikan dahulu dengan karateristik lokasi. Apabila kebun Anda berada di dataran tinggi pilihlah varietas yang cocok untuk dataran tinggi begitu juga sebaliknya. Benih tomat bisa didapatkan dengan mudah diberbagai toko penyedia saprotan. Apabila Anda sulit mendapatkannya atau harganya terlalu mahal, kita bisa membuatnya sendiri. Caranya dengan menyeleksi buah tomat yang paling baik dari segi ukuran (besar) dan bentuk (tidak cacat). Langahnya sebagai berikut, pilih buah tomat yang akan dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat tersebut menua di pohon. Setelah cukup tua ambil bijinya dan bersihkan dari lendir yang menyelubunginya dengan air. Setelah itu rendam dalam air, pilih biji yang tenggelam. Kemudian lakukan seleksi sekali lagi terhadap biji tomat, pilih yang bentuknya sempurna(tidak cacat atau keriput). Langahnya sebagai berikut, pilih buah tomat yang akan dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat tersebut menua di pohon. Setelah cukup tua ambil bijinya dan bersihkan dari lendir yang menyelubunginya dengan air. Setelah itu rendam dalam air, pilih biji yang tenggelam. Kemudian lakukan seleksi sekali lagi terhadap biji tomat, pilih yang bentuknya sempurna (tidak cacat atau keriput).

Please Enable JavaScript!
Mohon Aktifkan Javascript![ Enable JavaScript ]