Rabu, 17 Oktober 2012

Carabikang

Carabikang merupakan jenis kue tradisional yang manis legit dan dikenal luas. Kue ini juga merupakan salah satu jenis jajan pasar yang sangat populer.

Nikmat dinikmati dengan segelas kopi maupun teh hangat di pagi maupun sore hari.

Anda kepengin membuat kue ini sesuai pakem tradisional?

Ini dia resepnya:

Bahan:
  • 1250 cc santan kental (5gelas)
  • 300 gr gula pasir (1 1/2 gelas)
  • 400 gr tepung beras (3 1/4 gelas)
  • 65 gr tepung hunkwe (1/2 gelas)
  • 1 sdt garam
  • 2 lembar daun pandan atau bisa diganti dengan vanilli sekitar 1/2 sdt
  • Bermacam-macam pewarna kue sesuai keinginan namun anda bisa juga menggunakan satu warna, juga bisa menggunakan coklat bubuk sebagai pewarna.
Proses Pembuatan:
  • Ambil setengah gelas atau sekitar 125 cc santan sisihkan. Digunakan untuk olesan.
  • Sisa santan dicampur gula, garam dan daun pandan atau vanilli direbus hingga mendidih lalu dinginkan.
  • Setelah dingin lalu campur semua tepung dengan santan yang tadi direbus, aduk hingga tidak menempel di tangan (kalis), bila anda menggunakan satu warna, warna bisa dicampurkan sekalian.
  • Masak kue dengan cetakan, jika anda menghendaki berbagai varian warna, maka pada saat setengah matang tetesi Carabikang ini dengan berbagai warna sesuka anda. Catatan: Bila anda menggunakan daun pandan warna dasar kue sudah agak kehijauan. Sebelum memasukan adonan ke cetakan jangan lupa olesi cetakan dengan santan kental. Bisa juga diganti dengan margarin, tetapi rasanya sedikit berbeda.
  • Agar bentuk Carabikang bagus, maka tekan bagian bawah tengah ke atas carabikang pada saat masih panas, kue akan mekar seperti bunga.
Selamat mencoba.



Sample 2 “Berikan aku 1000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya, berikan aku 1 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia” . (Bung Karno) “Tidak seorang pun yang menghitung-hitung: berapa untung yang kudapat nanti dari Republik ini, jikalau aku berjuang dan berkorban untuk mempertahankannya”. (Pidato HUT Proklamasi 1956 Bung Karno) “Jadikan deritaku ini sebagai kesaksian, bahwa kekuasaan seorang presiden sekalipun ada batasnya. Karena kekuasaan yang langgeng hanyalah kekuasaan rakyat. Dan diatas segalanya adalah kekuasaan Tuhan Yang Maha Esa.” (Soekarno) “Apabila di dalam diri seseorang masih ada rasa malu dan takut untuk berbuat suatu kebaikan, maka jaminan bagi orang tersebut adalah tidak akan bertemunya ia dengan kemajuan selangkah pun”. (Bung Karno) “Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa pahlawannya.” (Pidato Hari Pahlawan 10 Nop.1961) “Perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah, tapi perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri.” – Bung Karno “Bangsa yang tidak percaya kepada kekuatan dirinya sebagai suatu bangsa, tidak dapat berdiri sebagai suatu bangsa yang merdeka.” (Pidato HUT Proklamasi 1963 Bung Karno) “……….Bangunlah suatu dunia di mana semua bangsa hidup dalam damai dan persaudaraan……” (Bung Karno) Untuk memilih jenis tomat yang akan ditanam hendaknya sesuaikan dahulu dengan karateristik lokasi. Apabila kebun Anda berada di dataran tinggi pilihlah varietas yang cocok untuk dataran tinggi begitu juga sebaliknya. Benih tomat bisa didapatkan dengan mudah diberbagai toko penyedia saprotan. Apabila Anda sulit mendapatkannya atau harganya terlalu mahal, kita bisa membuatnya sendiri. Caranya dengan menyeleksi buah tomat yang paling baik dari segi ukuran (besar) dan bentuk (tidak cacat). Langahnya sebagai berikut, pilih buah tomat yang akan dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat tersebut menua di pohon. Setelah cukup tua ambil bijinya dan bersihkan dari lendir yang menyelubunginya dengan air. Setelah itu rendam dalam air, pilih biji yang tenggelam. Kemudian lakukan seleksi sekali lagi terhadap biji tomat, pilih yang bentuknya sempurna(tidak cacat atau keriput). Langahnya sebagai berikut, pilih buah tomat yang akan dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat tersebut menua di pohon. Setelah cukup tua ambil bijinya dan bersihkan dari lendir yang menyelubunginya dengan air. Setelah itu rendam dalam air, pilih biji yang tenggelam. Kemudian lakukan seleksi sekali lagi terhadap biji tomat, pilih yang bentuknya sempurna (tidak cacat atau keriput).

Please Enable JavaScript!
Mohon Aktifkan Javascript![ Enable JavaScript ]