Senin, 16 Juli 2012

Soto Bandung

BAHAN :

1/5 kg daging sapi sandung lamur
2 ons kedelai digoreng (bisa disesuaikan dengan selera)
1 ons lobak iris tipis (sebelumnya bisa di rebus sebentar)

BUMBU:

1 ruas jahe, memarkan.
1 batang serai, memarkan
1 sdt merica bubuk
3 siung bawang putih haluskan
1 sdm garam (atau bisa dikurangi dan ditambah sesuai selera)
2 batng daun bawang iris kasar
3 btng daun seledri iris kasar
bawang merah goreng sekitar 1/2 ons untuk taburan
cuka atau irisan jeruk nipis
kecap manis

SAMBAL:

cabai secsuai selera rebus (atau goreng) kemudian haluskan dan ditambah air matang secukupnya.

PROSES:

Rebus daging bersama jahe dan serai hingga empuk, lalu angkat daging kemudian iris dadu atau sesui selera, sisakan kaldu untuk proses berikutnya. (Tips lebih baik gunakan panci presto agar hemat waktu dan energi)

Tumis bawang putih dengan sedikit minyak atau mentega setelah wangi pindahkan ke kuah kaldu sisa rebusan. Bersama merica dan garam, masak hingga kuah mendidih.

PENYAJIAN:

Daging dadu, lobak, seledri iris, daun bawang iris, kedelai goreng, bawang goreng taruh dalam mangkuk tambahkan kecap manis dan cuka atau jeruk nipis bila suka lalu tuangi dengan kaldu panas. Siap dinikmati!





Sample 2 “Berikan aku 1000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya, berikan aku 1 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia” . (Bung Karno) “Tidak seorang pun yang menghitung-hitung: berapa untung yang kudapat nanti dari Republik ini, jikalau aku berjuang dan berkorban untuk mempertahankannya”. (Pidato HUT Proklamasi 1956 Bung Karno) “Jadikan deritaku ini sebagai kesaksian, bahwa kekuasaan seorang presiden sekalipun ada batasnya. Karena kekuasaan yang langgeng hanyalah kekuasaan rakyat. Dan diatas segalanya adalah kekuasaan Tuhan Yang Maha Esa.” (Soekarno) “Apabila di dalam diri seseorang masih ada rasa malu dan takut untuk berbuat suatu kebaikan, maka jaminan bagi orang tersebut adalah tidak akan bertemunya ia dengan kemajuan selangkah pun”. (Bung Karno) “Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa pahlawannya.” (Pidato Hari Pahlawan 10 Nop.1961) “Perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah, tapi perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri.” – Bung Karno “Bangsa yang tidak percaya kepada kekuatan dirinya sebagai suatu bangsa, tidak dapat berdiri sebagai suatu bangsa yang merdeka.” (Pidato HUT Proklamasi 1963 Bung Karno) “……….Bangunlah suatu dunia di mana semua bangsa hidup dalam damai dan persaudaraan……” (Bung Karno) Untuk memilih jenis tomat yang akan ditanam hendaknya sesuaikan dahulu dengan karateristik lokasi. Apabila kebun Anda berada di dataran tinggi pilihlah varietas yang cocok untuk dataran tinggi begitu juga sebaliknya. Benih tomat bisa didapatkan dengan mudah diberbagai toko penyedia saprotan. Apabila Anda sulit mendapatkannya atau harganya terlalu mahal, kita bisa membuatnya sendiri. Caranya dengan menyeleksi buah tomat yang paling baik dari segi ukuran (besar) dan bentuk (tidak cacat). Langahnya sebagai berikut, pilih buah tomat yang akan dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat tersebut menua di pohon. Setelah cukup tua ambil bijinya dan bersihkan dari lendir yang menyelubunginya dengan air. Setelah itu rendam dalam air, pilih biji yang tenggelam. Kemudian lakukan seleksi sekali lagi terhadap biji tomat, pilih yang bentuknya sempurna(tidak cacat atau keriput). Langahnya sebagai berikut, pilih buah tomat yang akan dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat tersebut menua di pohon. Setelah cukup tua ambil bijinya dan bersihkan dari lendir yang menyelubunginya dengan air. Setelah itu rendam dalam air, pilih biji yang tenggelam. Kemudian lakukan seleksi sekali lagi terhadap biji tomat, pilih yang bentuknya sempurna (tidak cacat atau keriput).

Please Enable JavaScript!
Mohon Aktifkan Javascript![ Enable JavaScript ]